ZONAUTARA.com – PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) bekerja sama dengan Toyota Motor Corporation untuk mendirikan pabrik bioetanol di Lampung. Pembangunan ini direncanakan dimulai pada kuartal III atau paling lambat kuartal IV tahun 2026, dengan kapasitas produksi 60.000 kiloliter per tahun.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik akan dilaksanakan bersamaan dengan pengembangan perkebunan sorgum seluas 6.000 hektare yang dijadikan bahan baku energi bersih di daerah tersebut. Todotua menjelaskan pilihan Lampung sebagai lokasi pabrik karena banyaknya sumber bahan baku bioetanol seperti tebu, ubi kayu, dan sorgum di daerah itu.
“Nah, berbicara terhadap itu, plan-nya, rencana yang akan di situ … untuk start (mulai) penanaman itu 6.000 hektare untuk sorgum aja dulu. Itu untuk supporting. Karena ini nanti plan-nya akan menjadi plan multi-feedstock,” tambah Todotua.
Proyek ini mengusung teknologi mutakhir dari Toyota yang memungkinkan pengolahan limbah tebu, ubi kayu, dan sorgum menjadi bahan baku bioetanol generasi kedua, tanpa mengganggu ketahanan pangan. Todotua menjelaskan, kombinasi bahan baku bioetanol generasi pertama dan kedua akan meminimalkan dampak pada ekosistem lokal.
Masahiko Maeda, CEO Asia Region Toyota Motor Corporation, menekankan bahwa Toyota akan menyesuaikan produk kendaraannya dengan kebijakan energi Indonesia. “Posisi Toyota sejalan dengan pemerintah Indonesia. Sebagai produsen otomotif, kami bisa menyediakan solusi kendaraan yang sesuai,” ungkap Maeda.
Diolah dari laporan Tirto.id.

