ZONAUTARA.com – Isu pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik di Indonesia mencuat setelah laporan Direktorat Monitoring KPK 2025 merekomendasikan pembatasannya maksimal dua periode. Usulan ini merupakan bagian dari 16 rekomendasi KPK terkait tata kelola partai politik, yang bertujuan memastikan kaderisasi berjalan efektif.
Rekomendasi tersebut mendapat perhatian karena banyak partai politik, terutama yang besar, mengalami stagnasi dalam hal suksesi kepemimpinan. Menurut Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, hanya Golkar dan PKS yang sejauh ini telah melakukan transisi kepemimpinan, meskipun kualitas pemilihannya menurutnya menurun.
Di sisi lain, undang-undang saat ini tidak membatasi masa jabatan ketua umum partai politik, sehingga suksesi lebih bergantung pada kebijakan internal partai. Usulan pembatasan masa jabatan ini pun ditolak oleh mayoritas partai di DPR seperti PDIP, PKB, Demokrat, PAN, dan Nasdem. Sebaliknya, PKS dan Golkar mendukung, sedangkan Gerindra belum menyatakan sikapnya.
Berikut adalah daftar ketua umum partai dengan masa jabatan terpanjang saat ini: Megawati Soekarnoputri telah menjabat sebagai Ketua Umum PDIP selama 33 tahun sejak 1993. Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memimpin PKB selama 21 tahun sejak 2005. Surya Paloh menjabat Ketua Umum Partai NasDem selama 15 tahun. Yusril Ihza Mahendra memimpin PBB selama 16 tahun. Dan Prabowo Subianto telah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra selama 12 tahun.
Megawati Soekarnoputri sendiri terpilih aklamasi dalam enam kongres partai sejak 1993. Sementara Muhaimin Iskandar telah melalui empat kali muktamar sejak pertama kali terpilih pada 2005. Hal ini menandakan bahwa proses transisi kepemimpinan dalam partai-partai tersebut masih jauh dari harapan suksesi yang ideal.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

