Warga Sulut mulai rasakan akses layanan medis modern hingga ke pelosok

Klaim transformasi layanan kesehatan di era Yulius Selvanus kian nyata

Penulis: David Sumilat
Editor: Redaktur
Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, saat memeriksa dan mengecek pengadaan alat medis bantuan pemerintah. (Foto Dok. Diskominfo Sulut)

ZONAUTARA.com – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay untuk menghadirkan layanan kesehatan yang manusiawi, modern, dan merata mulai menunjukkan hasil nyata.

Dalam kurun waktu setahun terakhir, sektor kesehatan di Bumi Nyiur Melambai mengalami percepatan pembangunan yang berdampak langsung pada kemudahan akses layanan bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Sulut menempatkan kesehatan sebagai hak dasar setiap warga. Karena itu, berbagai kebijakan dan program diarahkan untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat dijangkau secara luas, berkualitas, dan tanpa hambatan.

“Pelayanan kesehatan harus maksimal. Tidak boleh ada warga yang merasa sulit mendapatkan pengobatan,” tegas Gubernur Yulius dalam berbagai kesempatan.

Infrastruktur Kesehatan Diperkuat

Upaya pembenahan layanan kesehatan diwujudkan melalui peningkatan infrastruktur di sejumlah fasilitas medis milik pemerintah.




Salah satunya adalah pembangunan gedung baru RSUD Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang diharapkan memperluas kapasitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Selain itu, Poliklinik RSUD Manembo-Nembo Bitung juga telah direvitalisasi dan kini diperkuat dengan armada ambulans baru guna menunjang layanan kegawatdaruratan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerataan layanan kesehatan, agar masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh fasilitas yang lebih memadai.

Teknologi Medis Modern Hadir di Sulut

Tak hanya membangun fisik, Pemprov Sulut juga mendorong modernisasi layanan melalui pemanfaatan teknologi medis canggih.

Di RSUD ODSK Manado, kini tersedia layanan Digital Subtraction Angiography (DSA), teknologi pencitraan medis mutakhir yang digunakan untuk diagnosis dan penanganan gangguan pembuluh darah. Kehadiran fasilitas ini membawa standar pelayanan kesehatan Sulut semakin sejajar dengan rumah sakit modern di tingkat nasional.

Di sektor layanan spesialis, Rumah Sakit Mata Provinsi Sulut juga membuka Klinik Mata Eksklusif untuk memberikan pelayanan khusus bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan mata secara lebih komprehensif.

Menjangkau Wilayah Kepulauan

Komitmen pemerataan layanan kesehatan juga diwujudkan hingga wilayah kepulauan. Pemerintah mengoperasikan dua unit Kapal Rumah Sehat BAZNAS sebagai fasilitas kesehatan bergerak untuk melayani masyarakat di Kepulauan Sangihe dan Talaud.

Program ini menjadi solusi konkret bagi warga di daerah terluar yang selama ini menghadapi tantangan geografis dalam mengakses layanan kesehatan.

RSKI Kitawaya Kini Layani Peserta BPJS

Kabar baik lainnya datang dari Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Kitawaya Manado yang kini resmi melayani pasien peserta BPJS Kesehatan.

Kebijakan ini membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan berkualitas tanpa terbebani persoalan biaya, sekaligus menambah pilihan fasilitas kesehatan rujukan bagi warga Sulawesi Utara.

Raih Pengakuan Nasional

Transformasi sektor kesehatan di Sulut juga mendapat apresiasi di tingkat nasional. Pada 2026, Gubernur Yulius menerima National Governance Award (NGA) dalam kategori Outstanding Province in Life Expectancy Value, sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan Sulut meningkatkan Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat melalui transformasi digital dan pemerataan layanan kesehatan.

Sebelumnya, pada September 2025, Sulawesi Utara juga masuk dalam empat provinsi terbaik di Indonesia dalam kategori kepedulian terhadap layanan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Perhatian untuk Lansia dan Tenaga Medis

Transformasi kesehatan di Sulut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan penguatan sumber daya manusia.

Sejumlah program yang telah dijalankan antara lain:

  • Penyaluran bantuan kursi roda dan kacamata bagi lansia kurang mampu;
  • Pemberian beasiswa pendidikan bagi dokter untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis lokal;
  • Distribusi alat kesehatan modern dari pemerintah pusat ke puskesmas-puskesmas di tingkat kecamatan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Daerah Sulut, dr. Rima Lolong, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan reformasi layanan kesehatan.

“Bapak Gubernur ingin tenaga medis benar-benar hadir melayani. Cepat, tepat, dan ramah. Itulah standar pelayanan kita sekarang,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah terus meningkat, seiring hadirnya layanan yang semakin modern, merata, dan berorientasi pada kesejahteraan warga.

Follow:
Pewarta yang menggeluti jurnalisme data, lingkungan, dan lainnya, telah menjelajahi berbagai aspek jurnalistik selama lebih dari 10 tahun.
1 Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com