ZONAUTARA.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta masyarakat menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur, Jawa Barat. “Mari kita sama-sama hormati proses tersebut dan tunggu hasil investigasi untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan,” kata Menhub di Jakarta, Senin.
Menhub mengimbau semua pihak untuk menunggu hasil investigasi dari KNKT yang akan memberikan penjelasan menyeluruh perihal penyebab kecelakaan hingga rekomendasi keselamatan. Saat ini, KNKT masih melakukan investigasi terkait tabrakan antara kereta api rel listrik (KRL) dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026.
“Proses investigasi KNKT dilakukan secara menyeluruh, objektif, dengan mengumpulkan fakta dan informasi di lapangan, mempertimbangkan berbagai hal serta analisis komprehensif,” tambah Dudy.
Sebagai bagian dari proses investigasi, KNKT telah melakukan simulasi sistem persinyalan kereta api guna memahami kemungkinan penyebab teknis, terutama terkait fungsi dan respons sistem persinyalan. Hingga saat ini, investigasi KNKT masih berlangsung.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, menegaskan pihaknya fokus pada pemulihan operasional, pendampingan pelanggan serta keluarga terdampak, dan penguatan keselamatan pascainsiden. “Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga, serta menjaga keselamatan ke depan. Kami akan terus hadir dalam setiap proses yang dijalani,” ucap Bobby.
Diolah dari laporan Antara.

