ZONAUTARA.com – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus diperkuat, salah satunya dengan melibatkan generasi muda sebagai agen edukasi di tengah masyarakat.
Hal ini terlihat dalam kegiatan Lomba Duta Cegah Stunting tingkat kabupaten yang digelar di Media Center Kantor Bupati Sitaro, Jumat (17/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Eddy S. Salindeho, yang mewakili Bupati Chyntia Ingrid Kalangit.
Dalam sambutan yang dibacakan, ditegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, tetapi berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi gangguan perkembangan kognitif, kesehatan, hingga produktivitas saat dewasa.
“Penanganan stunting harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara menyeluruh, tidak bisa instan,” demikian pesan Bupati.
Pemerintah daerah menekankan bahwa upaya pencegahan mencakup berbagai aspek, mulai dari pemenuhan gizi ibu dan anak, akses layanan kesehatan, hingga kondisi lingkungan yang sehat. Karena itu, dibutuhkan kerja sama lintas sektor, termasuk peran keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, generasi muda didorong untuk tidak hanya memahami isu stunting, tetapi juga aktif menyosialisasikan pentingnya pencegahan di lingkungan masing-masing. Peran edukatif ini dinilai penting, terutama di wilayah kepulauan yang masih menghadapi tantangan akses informasi dan layanan.
Pemerintah Kabupaten Sitaro juga memberikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran publik.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan dalam menekan angka stunting di daerah. Dengan keterlibatan semua pihak, Sitaro menargetkan lahirnya generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

