ZONAUTARA.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa perekonomian Indonesia tetap kuat meskipun tengah menghadapi guncangan global. Ia menyebutkan bahwa pada kuartal I-2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61%. Ia percaya bahwa pertumbuhan ini akan terus berlanjut, dengan daya beli masyarakat menjadi kunci utama pada kuartal II-2026.
Meski ekonomi menunjukkan pertumbuhan, Purbaya mengakui bahwa dunia usaha di Indonesia masih merasakan tekanan. “Saya monitor terus keadaannya (dunia usaha), meskipun bagus, orang masih agak takut. Karena banyak yang nakut-takutin, kayak Anda tuh nakut-takutin, katanya mau 1998,” ujarnya.
Purbaya meminta agar pengusaha tidak khawatir akan kondisi ekonomi saat ini. Ia menjamin bahwa ekonomi Indonesia akan membaik ke depannya dan memastikan likuiditas di pasar keuangan cukup untuk mendukung perekonomian. “Pebisnis gak usah takut, kita akan membaik terus ke depan. Perbankan akan kita pastikan uangnya cukup di sistem perekonomian sehingga dunia usaha bisa dapat akses ke pembelian,” tambahnya.
Lebih lanjut, Purbaya mengumumkan bahwa pemerintah akan menyediakan kredit murah untuk sektor industri tekstil, sepatu, dan manufaktur lain yang berorientasi ekspor. Kredit ini akan difasilitasi oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank.
“Yang perlu peremajaan mesin nanti dipastikan bisa dapat akses ke bunga yang lebih rendah atau bunga yang LPEI 6% kalau enggak salah. Kalau perlu kita turunkan, kita turunkan,” jelas Purbaya. Ia menambahkan bahwa ia telah bertemu dengan pelaku industri terkait untuk membahas pemberian fasilitas kredit ini.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

