ZONAUTARA.com – Andre Rosiade, Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, mengusulkan peningkatan pelayanan haji Indonesia dari kategori D ke C-Plus. Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja persiapan puncak haji antara Timwas DPR RI dan Amirul Hajj di Al-Qimmah Hall, Makkah, pada Minggu (24/5/2026). Andre yang memantau langsung pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia, menyatakan bahwa terdapat peningkatan kualitas pelayanan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Yang pertama, secara overall, mulai dari keberangkatan sampai per hari ini, kami tentu mengapresiasi bahwa pelayanan itu jauh lebih baik dari sebelumnya. Itu yang pertama, kita garis bawahi. Bahwa sampai jemaah sudah mulai berangkat, sampai hari ini, Alhamdulillah dan ini perlu diapresiasi,” ujar Andre.
Andre juga menilai pembentukan Kementerian Haji dan Umrah oleh Presiden Prabowo berdampak positif terhadap pelayanan jemaah. “Bahwa pemerintah, Presiden Prabowo membentuk Kementerian Haji dan Umrah ini memang dalam rangka melakukan perubahan, supaya pelayanan haji dan umrah itu jauh lebih baik,” tambahnya.
Selain itu, Andre memuji layanan penginapan dan konsumsi jemaah yang dinilainya sudah baik. Andre menyebut ada jemaah yang diinapkan di hotel bintang 5 dan penurunan biaya katering sebesar 4 riyal dibandingkan tahun 2025, meskipun kualitas makanan tetap terjaga.
Untuk transportasi, Andre menyatakan adanya perbaikan signifikan. “Untuk daerah hunian saya, Pak Menteri dan Pak Wamen, meskipun Al-Hidayah memang jauh, tapi saya lihat DPR dan Kementerian Haji sudah punya solusi. Bahwa busnya itu dibikin direct (langsung), sehingga sekarang itu hanya butuh waktu 20 menit dari Al-Hidayah itu ke Masjidil Haram itu,” ujarnya.
Usulan Andre untuk meningkatkan layanan termasuk kontrak jangka panjang hotel berkualitas di lokasi strategis seperti Misfalah, Syisyah, dan Jarwal, untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau. “Pilihlah hotel-hotel yang bermutu. Dan saya usulkan, dikontrak misal jangka panjang 5 tahun. Sehingga, dan tetap… tapi tetap dibayar per tahun, per tahun. Nah, dengan kontrak 5 tahun itu, Gus Menteri, artinya apa? Kita akan mendapatkan harga yang lebih murah,” ucap Andre.
Diolah dari laporan Detik.

