ZONAUTARA.com — Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan konservasi terus dilakukan di Kecamatan Bunaken Kepulauan. Yayasan No-Trash Triangle Initiative (NTTI) bersama sejumlah pihak menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan Taman Nasional Bunaken, tepatnya di Pantai Liang, Pulau Bunaken, Jumat (13/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Global Ocean Cleanup, sebuah kampanye tahunan internasional yang diselenggarakan oleh Oceanic Society untuk memerangi polusi plastik laut melalui aksi bersih pantai dan pesisir, edukasi masyarakat, serta kampanye perubahan perilaku. Setiap tahun, organisasi dari seluruh dunia mengajukan proposal dan dipilih secara kompetitif untuk menerima dukungan pendanaan dalam melaksanakan kegiatan konservasi di wilayahnya masing-masing.
Pada tahun 2026, No-Trash Triangle Initiative (NTTI) terpilih sebagai salah satu dari 14 organisasi di 14 negara yang menerima pendanaan dan dukungan sebagai mitra resmi Global Ocean Cleanup. Melalui kegiatan bersih pantai di Pulau Bunaken dan pengelolaan sampah melalui Ocean Plastic Sorting Station di Manado, NTTI mewakili Indonesia dalam gerakan global untuk mencegah sampah plastik mencemari ekosistem laut dan habitat satwa laut.
Kegiatan bersih pantai tersebut difokuskan pada pengangkutan sampah yang terbawa arus laut dan menumpuk di sepanjang pesisir pantai. Aksi tersebut melibatkan unsur pemerintah, aparat kepolisian, organisasi lingkungan, pelaku usaha wisata, dan masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi menjaga kebersihan salah satu destinasi wisata unggulan Sulawesi Utara.
Sejumlah pihak yang turut berpartisipasi, antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, Balai Taman Nasional Bunaken, Coral Triangle Initiative (CTI), Daur Sinar Gemilang (DSG), Polsek Bunaken, Pemerintah Kecamatan Bunaken Kepulauan dan pengelola resort di Bunaken.
“Pantai Liang merupakan salah satu wajah pariwisata Bunaken. Karena itu, menjaga kebersihannya adalah tanggung jawab bersama. Kami mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang terus menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan,” kata Camat Bunaken Kepulauan, Immanuel Mandak.

Menurut dia, sampah yang terbawa arus laut masih menjadi tantangan bagi kawasan pesisir Bunaken. Karena itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat, aparat keamanan, dan organisasi lingkungan perlu terus diperkuat agar kawasan pantai tetap bersih dan nyaman bagi wisatawan maupun warga.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga ekosistem laut Bunaken,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan NTTI, Amelia Tungka, mengatakan aksi bersih pantai tidak hanya bertujuan mengurangi timbunan sampah di pesisir, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
“Menjaga kebersihan laut dan pantai adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli dalam pengelolaan sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” kata Amelia.

Selain melakukan pembersihan pantai, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan laut. Sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya akan dibawa ke Manado untuk diolah dan didaur ulang.
Balai Taman Nasional Bunaken turut mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, sektor swasta, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi laut.

Taman Nasional Bunaken merupakan salah satu kawasan konservasi laut terpenting di Indonesia dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Berbagai program pelestarian lingkungan terus didorong guna menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus mendukung sektor pariwisata yang menjadi andalan daerah.
NTTI sendiri selama ini aktif menjalankan berbagai program pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan di Bunaken, termasuk kegiatan pembersihan pantai dan konservasi ekosistem laut bersama sejumlah mitra. Kegiatan seperti ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga kebersihan pesisir dan kelestarian lingkungan laut Bunaken.

