ZONAUTARA.com – Komisi Eropa menyatakan bahwa diplomasi adalah satu-satunya jalan untuk mengatasi masalah antara Iran dan Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan pada Rabu di markas Uni Eropa di Brussels, Belgia.
Pada kesempatan tersebut, Uni Eropa mendesak semua pihak untuk mematuhi gencatan senjata, meskipun terjadi ketegangan kembali setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata telah berakhir. “Jelas bahwa hanya diplomasi yang dapat menghasilkan solusi yang berkelanjutan bagi seluruh persoalan yang masih belum terselesaikan,” kata juru bicara Komisi Eropa, Anouar El Anouni.
El Anouni menekankan pentingnya pelaksanaan Resolusi 2817 Dewan Keamanan PBB dan menahan diri dari tindakan yang dapat merusak proses diplomasi yang sedang berlangsung. Saat disinggung mengenai pandangan Uni Eropa terkait gencatan senjata setelah pernyataan Trump, El Anouni menyatakan, “Saya rasa posisi kami sudah sangat jelas dan tidak menyisakan ruang untuk kebingungan. Sangat penting agar semua pihak sepenuhnya mematuhi gencatan senjata.”
Pernyataan ini muncul menyusul serangan baru yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap Iran dan pernyataan Trump bahwa gencatan senjata dengan Teheran telah “berakhir”. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan konflik yang kembali memanas di kawasan tersebut.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menegaskan peran Uni Eropa dalam menghindari eskalasi konflik dan memastikan tercapainya solusi damai melalui jalur diplomasi yang efektif.
Diolah dari laporan Antara.

