ZONAUTARA.com – Andy Burnham tengah menghadapi salah satu akhir pekan terpenting dalam hidupnya saat ia bersiap untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Buruh yang telah lama diimpikannya. Sejak tahun 2010, Burnham sudah menunjukan ketertarikannya untuk memimpin setelah kekalahan partainya dalam pemilihan umum di tahun itu, namun gagal dalam dua kesempatan, yaitu pada 2015 dan 2017.
Pada Januari lalu, Burnham bahkan sempat dilarang menjadi calon untuk kursi parlemen dari Partai Buruh oleh pemimpin saat itu, Sir Keir Starmer. Kini, dengan mundurnya Sir Keir, Burham tanpa penantang menggantikannya sebagai pemimpin partai.
Persiapan pengalihan kekuasaan berjalan cepat, dengan Burnham mulai menerima pengarahan keamanan nasional serta berbicara dengan pejabat pemerintahan mengenai rencana awal pemerintahannya. Burnham telah menyatakan belum membuat keputusan tentang tim kepemimpinannya, meskipun akhir pekan ini akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan keputusan tersebut.
Terdapat 149 posisi menteri yang harus diisi, yang menjadikan pembentukan kabinet sebagai tantangan tersendiri. Harapan besar muncul dari para anggota Partai Buruh bahwa melalui perubahan kepemimpinan ini, mereka dapat kembali menjadi kekuatan politik yang signifikan.
Burnham yang penuh semangat siap menghadapi tantangan yang ada di depannya, terutama dalam menangani isu-isu sulit seperti perawatan sosial di Inggris. Ia mengklaim akan mempersonifikasikan “perubahan paling signifikan” dalam politik selama 40 tahun terakhir.
Diolah dari laporan BBC News.

