ZONAUTARA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, Fredy Djandua menghembuskan nafas terakhir di RSUP Prof Kandou Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (20/08/2020), sekitar pukul 14.00 WITA.
Berdasarkan sejumlah informasi yang dihimpun, sebelum dilarikan ke RSUP Prof Kandou Manado, Fredy sempat menjalani perawatan selama enam hari di RSUD Tobelo. Sekda Halut ini diketahui sakit setelah kembali dari perjalanan dinas di Jakarta.
Asisten III Pemda Halut Yudihart Noya, seperti yang dilansir malutpost.id, membenarkan kabar kematian pimpinannya tersebut.
“Iya, jadi Sekda dirawat selama enam hari di RSUD Tobelo, kemudian pagi tadi dibawa ke Manado. Kemudian kita dapat kabar meninggal siang ini,” ujar Yudihart, Kamis (20/08/2020).
Menurutnya, Sekda sempat menjalani perawatan selama enam hari di RSUD Tobelo. Dikatakan Nani, Sekda diketahui sakit setelah kembali dari perjalanan dinas di Jakarta. Saat dirawat dan di-swab test, hari Selasa (18/08/2020) hasilnya keluar dan dinyatakan positif.
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut Steven Dandel yang dimintai konfirmasi wartawan Zona Utara terkait kasus meninggalnya Fredy Tjandua mengatakan bahwa almarhum bukan pasien yang menjadi wewenang tugas dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut.
“Dia dirujuk ke RSUP Prof Kandou karena keadaan kritis. Soal dia pasien Covid-19 nomor berapa, kami tidak mengetahui dengan pasti. Hal itu juga sangat dirahasiakan,” ujar Steven, Jumat (21/08/2020).

