Connect with us

ZONAPEDIA

“Salah Kamar” Saat Kirim Chat Di Whatsapp, Ini Cara Hapusnya

Published

on

ZONAUTARA.com – Seringkali pengguna WhatsApp dibuat khawatir karena saat mengirim chat ternyata “salah kamar”. Walaupun telah dihapus, chat yang sudah terlanjur dikirim itu sudah masuk bahkan dibaca oleh penerima pesan.

Namun kekhawatiran tersebut kini telah dijawab oleh Whatsapp. Pasalnya, kini telah tersedia fitur yang berguna untuk menghapus pesan “salah kamar” atau telanjur terkirim ke teman atau grup percakapan. Fitur itu pun kini juga telah berlaku bagi pengguna Whatsapp di Indonesia.

Dilansir dari kompas.com, fitur tersebut sebenarnya sudah lama dikembangkan WhatsApp dan baru diumumkan keberadaannya beberapa hari lalu.

Fitur bernama “deleting message for everyone” itu bisa dipakai pengguna WhatsApp Android dan iOS. Untuk menggunakan fitur hapus pesan “salah kirim” ini diperlukan aplikasi terbaru WhatsApp versi 2.17.71 di Apple iOS dan versi 2.17.400 di Android.

Jika Anda belum melihat adanya opsi “delete for everyone” saat menghapus sebuah pesan, perbarui dulu ke versi tersebut.

Aplikasi versi terbaru WhatsApp di atas bisa saja belum Anda temui di toko aplikasi Apple atau Android karena penyebarannya memang dilakukan bertahap.

Cara pakai fitur ini mudah. Pengguna cukup menyentuh dan tahan pesan yang ingin dihapus, menunggu hingga muncul menu, kemudian memilih opsi delete atau lambang tong sampah. Berikutnya, akan keluar pilihan delete for me atau delete for everyone.

Jika ingin menghapus pesan itu dari kolom percakapan lawan bicara, pengguna cukup memilih delete for everyone dan pesan yang terkirim itu pun akan dihapus.

Sebagai gantinya, pengguna akan melihat keterangan bertuliskan this message was deleted, sehingga tidak lagi bisa dilihat isinya. Namun, satu hal yang perlu dicatat, pesan hanya bisa dihapus dalam kurun waktu maksimal tujuh menit setelah dikirimkan ke lawan bicara atau ke dalam grup percakapan.

 

Editor: Eva Aruperes

ZONAPEDIA

Menyaksikan Batavia, kota tersohor di Asia Tenggara kala itu lewat Virtual Reality

Merasakan sensasi terbang bersama seekor burung mendatangi kota penting dalam sejarah Nusantara.

Published

on

Rekonstruksi visual Batavia. (@wfm.nl / Rob Tuytel)

ZONAUTARA.com – Museum Westfries di Kota Hoorn, Belanda baru saja membuka pameran untuk memperingati 400 tahun sejak Batavia didirikan. Pameran itu berlangsung pada 30 Mei hingga 5 Januari 2020.

Diberi tajuk “Batavia 1627 VR”, para pekerja multimedia dalam pameran itu berhasil menghidupkan Kota Batavia dalam visualisasi virtual reality.

Pengunjung bisa merasakan sensasi terbang bersama seekor burung dan mendatangi Batavia, kota tersohor dan penting di Asia Tenggara pada masa itu.

Batavia menjadi kota penting dalam perjalanan sejarah Nusantara. Sewaktu Jan Pieterszoon Coen ditunjuk memegang jabatan Gubernur Jenderal VOC pada pertengahan tahun 1618, dia langsung mempersiapkan diri menguasai Jayakarta.

Jayakarta adalah salah satu bandar dagang paling sibuk di Kepulauan Nusantara kala itu. Coen melihat peluang Jayakarta bisa menjadi kota pesisir yang ramai karena lokasinya yang strategis.

Coen ingin memindahkan pusat kegiatan VOC ke Jayakarta yang sebelumnya bernama Sunda Kelapa dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Pajajaran. Ini adalah kerajaan Sunda yang berpusat di Bogor dan eksis hingga tahun 1579.

Pada 30 Mei 1619, Coen berhasil mewujudkan keiginannya. Dengan mengerahkan ribuan pasukan VOC, kota pelabuhan milik Kesultanan Banten itu berhasil direbut. VOC menguasai Jayakarta.

Coen kemudian mengganti nama Jayakarta menjadi Batavia, dan menjadikannya sebagai pusat pemerintahan VOC di Nusantara. Pengukuhan nama Batavia berlangsung pada 4 Maret 1621, sekaligus membentuk pemerintahannya.

Dari Batavia inilah kemudian VOC dan Belanda mengendalikan Nusantara hingga berabad-abad sesudahnya. Kota ini kemudian memberi pengaruh penting di kawasan Asia Tenggara.

Banyak rekonstruksi kondisi Batavia kala itu melalui foto dan grafis. Namun “Batavia 1627 VR” dalam pameran yang digelar di kota kelahiran Coen itu, mampu membawa kita menikmati kondisi Batavia saat itu dalam tampilan 3D.

Cuplikan videonya dapat dilihat disini:

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com