Connect with us

Zona Manado

Unit SAR Sulut Gandeng Ormas di Manado Galang Dana Untuk Lombok

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com Unit Search And Rescue (SAR) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar penggalangan dana untuk para korban gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (18/8/2018).

Dalam aksi tersebut, Unit SAR Sulut menggandeng sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas), yakni Pemuda Pancasila Kota Manado dan Ormas Adat Makatana Minahasa.

Kegiatan bertajuk Sulut Peduli Lombok yang didukung penuh oleh Unit SAR Sulut ini pun telah berlangsung selama lima hari. Hingga saat ini, aksi sosial tersebut banyak mendapatkan respon yang positif dari masyarakat kota Manado.

Wakil Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Manado Christian Tambuwun selaku koordinator kegiatan mengatakan, pihaknya bersyukur karena kegiatan tersebut banyak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dan organisasi lain.

“Pasalnya, sampai saat ini, sudah ada beberapa organisasi yang bergabung dengan kami untuk menggalang dana, di antaranya Survivors Course, Klabat Green Ranger, Mapala Avestaria Fisip Unsrat Manado, Waraney Muda, Makatana Minahasa, serta Minahasa Naik area Manado dan lainnya,” ungkapnya.

Menurut dia, pihaknya terus berusaha mengumpulkan dana untuk diberikan kepada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Lombok NTB.

Adapun aksi yang dilakukan Sabtu kemarin, digelar di depan Mantos. Cara yang digunakan untuk menarik simpati para pengguna jalan dan pengunjung Mantos 3 adalah dengan pertunjukan tarian adat Kabasaran.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Dan SAR MPC Pemuda Pancasila Kota Manado Juan G. Malonda mengatakan, saat ini Pemuda Pancasila telah mengirimkan Tim Relawan yang dipimpin langsung oleh Ketua Unit SAR Sulut Yang Juga Wakil Ketua 1 MPC Pemuda Pancasila Kota Manado Steven Malonda dan telah mendirikan posko di Lombok.

Sementara, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Manado Erol Dungus berharap, apa yang dilakukan bisa meringankan beban korban gempa di Lombok.

“Rencananya, MPC Pemuda Pancasila Kota Manado akan kembali mengirimkan Tim Pemuda Pancasila Rescue Kota Manado ke Lombok pada hari Senin mendatang, untuk bergabung dengan tim yang telah berada di sana untuk penyaluran bantuan, serta tenaga penanganan Trauma bagi Anak-anak di lokasi pengungsian,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Unit SAR Sulawesi Utara yang juga Wakil Ketua 1 MPC Pemuda Pancasila Kota Manado dan Koordinator Tim Relawan Gabungan Unit Sar Sulut di Lombok Steven David Malonda mengatakan, dirinya merasa bangga dan salut kepada tim yang berada di Manado yang tidak pernah lelah untuk mengumpulkan dana.

“Terima kasih juga kepada masyarakat Sulawesi Utara yang telah memberikan bantuan lewat tim di Kanada,” pungkasnya.

 

Editor : Christo Senduk

Zona Manado

Manado terobos inflasi tertinggi di seluruh Pulau Sulawesi

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Bulan Juli 2019, inflasi di Kota Manado berhasil menerobos posisi tertinggi dibanding Kota Indeks Harga Konsumen (IHK) lainnya yang ada di Pulau Sulawesi Utara. Inflasi Kota Manado tercatat sebesar 3,60 persen.

Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Makassar sebesar 0,05 persen. Secara umum, kota-kota IHK di Pulau Sulawesi yang berjumlah 11 kota, tercatat semua kota mengalami inflasi pada Juni 2019.

Berdasarkan Data Resmi Statistik yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), inflasi tahun kalender Kota Manado sebesar 4,77 persen dan inflasi year on year sebesar 5,10 persen., Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Sulut Marthedy M Tenggehi menjelaskan bahwa inflasi Kota Manado pada bulan Juni 2019 disebabkan adanya peningkatan indeks pada beberapa kelompok pengeluaran.

“Kelompok pengeluaran bahan makanan naik sebesar 13,73 persen; kelompok pengeluaran kesehatan naik sebesar 1,77 persen; kelompok pengeluaran sandang naik sebesar 0,22 persen; kelompok pengeluaran makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik sebesar 0,19 persen; serta kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar naik sebesar 0,04 persen,” jelasnya.

Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, kata Marthedy, adalah kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,11 persen dan kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,03 persen.

“Penyumbang Inflasi terbesar di Kota Manado pada bulan Juni 2019 yaitu tomat sayur sebesar 3,4514 persen, sedangkan penyumbang Deflasi terbesar adalah cabai rawit sebesar 0,3128 persen,” kata Marthedy.

Editor: Rahadih Gedoan

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com