Connect with us

Zona Minahasa

Bupati ROR Jajaki Kerjasama Sister City di Jepang

Published

on

TOKYO, ZONAUTARA.com Bupati Minahasa Royke Oktavian Roring (ROR) terus menunjukkan keseriusannya untuk membangun Minahasa. Buktinya, di sela-sela pelaksanaan Konferensi Danau se-Dunia yang berlangsung di Jepang, ROR pun menyempatkan waktu menemui sejumlah pihak berkompeten dalam rangka membahas kerjasama Sister City.

Hal itu dilakukan ROR saat mengunjungi Ministry of Foreign Affair of Japan (MOFA) atau kantor Kementerian Luar Negeri, di Kota Tokyo, Selasa (16/10/2018).

Bupati dalam kesempatan tersebut mengunjungi sejumlah tokoh penting di antaranya Director Second Southeast Asia Division (Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Timor Leste) Shingo Miyamoto, Deputy Director Moyatsu Tanaka, Bambang Rudyanto dari WAKO University dan Hiromi Seto dari PCI di Jepang.

“Kita membahas soal danau dan kerjasama sister city karena saya kira itu akan membawa dampak positif. Untuk itu, kita berencana menjalin kerjasama ini yang nantinya diharapkan akan membantu fungsi pemerintah dalam membina pemerintah daerah dan masyarakat untuk turut serta secara aktif dalam pembangunan,” kata ROR, menjelaskan inti pertemuan tersebut.

Kerjasama sister city, lanjut dia, merupakan persetujuan antara dua kota atau daerah, negara bagian atau prefektur yang memiliki satu atau lebih kemiripan karakteristik. Di mana, dua daerah tersebut terdapat pada dua daerah atau negara yang berbeda.

“Maksudnya kemiripan soal budaya, latar belakang sejarah atau jika dilihat dari segi geografis kedua daerah sama-sama sebagai daerah sentra pertanian, pantai atau daerah kepulauan. Pada intinya, kerjasama diarahkan untuk penyelenggaraan hubungan yang bermanfaat dan saling menguntungkan antar dua daerah,” jelas ROR.

Dia mencontohkan, kerjasama dapat dilakukan di sektor-sektor tertentu yang punya kemiripan, termasuk kerjasama di bidang tenaga kerja.

“Selain itu, kita bisa lakukan kerja sama di bidang pertanian atau pariwisata dengan salah satu kota di Jepang. Dengan demikian, akan tercipta hubungan yang saling membangun dan masyarakat akan menikmati manfaatnya nanti,” tandas Bupati.

Sementara dalam kunjungan kerjanya di Jepang, selain menghadiri Konferensi Danau se-Dunia dan pembahasan kerjasama Sister City, Bupati juga menjadwalkan pertemuan dengan warga Minahasa yang berada di Kota Oarai.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

KABAR SULUT

LTP3G Pemuda GMIM sukses digelar

Published

on

MINAHASA, ZONAUTARA.com – Latihan Tenaga Pembina Pelayanan Pemuda Gereja (LTP3G) Angkatan X Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) sukses digelar di Wilayah Tondano Tiga jemaat GMIM Abraham Tataaran Patar, 15 hingga 17 November 2019.

Kegiatan ini merupakan wadah yang strategis sekaligus upaya menempah para kader pemuda GMIM agar terus memiliki hati, wawasan, karakter dan ketrampilan sebagai pemuda gereja yang adalah tulang punggung gereja dan masa depan bagi masyarakat bangsa dan negara.

LTP3G ini diawali ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pendeta Welly Pondaag, M.Th selaku Sekretaris Departemen Sinode GMIM bidang APP.

Sementara, Wakil Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM Pnt Devis Kepel, bersama Kepala Satpol PP Kabupaten Minahasa Meidy Rengkuan dan Camat Tondano Selatan Jonly Tendean, membuka langsung kegiatan yang bertujuan untuk membentuk pemuda gereja menjadi pemimpin ini.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta turun aksi ke masyarakat untuk menganalisis sosial terkait permasalahan-permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, lebih khusus masyarakat yang berada di Kecamatan Tondano Selatan.

Di antaranya, terkait bidang pendidikan, bidang agama, bidang ekonomi dan pariwisata serta bidang pertanian dan lingkungan hidup.

Di akhir kegiatan, para peserta menyerahkan hasil rekomendasi kepada perwakilan pemerintah, yakni Pemerintah Kabupaten Minahasa yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Reviva Maringka dan mewakili eksekutif dan legislatif di tingkat provinsi Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok, serta Anggota DPRD Melky Pangemanan yang juga merupakan senior Pemuda GMIM.

Salah satu peserta Jeremy Tawaang mengatakan, bahwa LTP3G ini sangat perlu untuk menambah wawasan. sebagai agen penerus-penerus gereja dan bangsa.

“Apa yang kita tidak dapat di luar LTP3G akan dapat ketika kita mengikuti kegiatan ini, apalagi kita pemuda Gereja perlu fondasi kuat untuk melanjutkan marwah-marwah pelayanan yang sudah dijalankan oleh senior-senior pemuda GMIM,” ujarnya.

Sehingga, kata dia, pemuda harus berkaca dari para pendahulu senior Pemuda GMIM.

“Apa yang mereka perbuat di lingkup gereja dan bangsa harus kita tiru dalam konteks positif, baik hubungan vertikal dgn Tuhan Yesus dan horizontal dengan sesama kita manusia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM Pnt dr Pricillia Tangel yang hadir sebagai narasumber kegiatan ini mengajak para pemuda gereja untuk memaksimalkan yang terbaik dalam hidup untuk melayani dalam gereja, bangsa dan negara.

“Serta, jangan pernah lupa dengan jati diri kita pemuda GMIM yang beriman, berkomitmen dan bertindak bagi Kristus,” tuturnya.

Senior Pemuda GMIM Melky Pangemanan mengatakan, LTP3G ini bukan program rutinitas tetapi kekuatan untuk mencetak kader Pemuda GMIM yang berdampak positif.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com