Connect with us

ZONA TERKINI

Hanya lulus SMK, kakak adik ini mendesain pesawat petani Amerika

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Dua kakak adik asal Salatiga, Jawa Tengah yang hanya lulus SMK, mampu memproduksi berbagai desain yang 99 persen datang dari luar negeri.

Mereka adalah Arfian Fuadi (2) dan M Arie Kurniawan (24). Keduanya mendirikan usaha design engineering DTECH-ENGINEERING sejak 2009.

Perusahaan yang dikenal dengan kualitas desain yang prima ini sudah mengerjakan ratusan proyek. Ide-ide desain kakak-adik ini sudah dikenal luas di luar negeri. Hanya 1 persen order datang dari Indonesia.

Berbagai desain benda sudah pernah dibuat oleh mereka, diantaranya pena, gantungan kuci, chasis mobil, drone, hingga pesawat.

Arfian dan Arie sudah pernah mendapatkan pesanan membuat desain pesawat ultralight. Pesawat kecil itu biasa digunakan oleh petani di Amerika untuk memantau ladang atau ternak mereka.

Sebanyak tiga model pesawat ultralight desain keduanya sudah diproduksi di Kansas. Bahkan model dari desain kakak adik ini sudah disertifikasi di beberapa negara.

Arifan dan Arie (dok pribadi/detik.com)

“Sudah disertifikasi di Jerman, Inggris, dan Kanada. Kalau di Indonesia, hmmm susah,” ujar Arfian sebagaimana dikutip dari GoodNews From Indonesia.

Arfian mengakui, jasa perusahan mereka banyak diminati oleh pihak asing. Sementara kemampuan kedua kakak adik ini belum banyak dimanfaatkan oleh orang Indonesia sendiri.

Arfian dan Arie tidak memegang ijazah akademik yang tinggi. Kemampuan desain teknik mereka semata diperoleh dari belajar secara otodidak. Kini mereka memiliki tujuh karyawan.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: 바카라사이트

  2. Pingback: Solesociety gift card

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bencana dan Musibah

Nelayan hilang di danau Tondano ditemukan meninggal dunia

Korban yang sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

TONDANO, ZONAUTARA.com – Pencarian Rusdy Supit (36), korban yang dihilang di danau Tondano, pada hari yang ke-2, Jumat, (28/02/2020), membuahkan hasil.

Upaya Tim Rescue Basarnas Manado yang melaksanakan pencarian bersama unsur tokoh masyarakat, pemerintah setempat, dan keluarga korban dengan penyelaman dan penyisiran di pinggiran danau, berhasil menemukan korban dalam keadaan sudah tak beryawa lagi.

Pada pukul 14.14 Wita sebanyak 35 tim Sar Gabungan menemukan korban yang tidak jauh dari lokasi yang sudah ditentukan untuk disasar. Korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia tersebut diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.

zonautara.com
Korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.(Image: Basarnas Manado)

Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado Suhri Sinaga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu dalam proses pencarian bersama tim rescue Basarnas, di antaranya Babinsa Remboken, Polsek Remboken dan Pemerintah serta masyarakat setempat.

“Keberhasilan ini menjadi kado sepesial karenan bertepatan dengan HUT BASARNAS yang ke-48. Korban bisa ditemukan walau dalam keadaan meninggal. Sekali lagi, kami mengepresiasi kepada seluruh tim sar gabungan yang terlibat,” kata Suhri.

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com