Connect with us

Zona Minsel

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Minsel berlangsung khidmat dan sukses

Published

on

MINSEL, ZONAUTARA.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT), Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) ke 16 tahun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minsel menggelar Rapat Paripurna Istimewa, Senin (28/1/2019).

Rapat Paripurna Istimewa ini digelar di Gedung DPRD Minsel, dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jenny Johana Tumbuan SE dan didampingi Wakil Ketua DPRD Rommy Pondaag SH MH.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Minsel mengapresiasi kinerja Gubernur Sulut, terlebih atas gagasan-gagasan cemerlang yang dilalukannya, guna membangun serta memajukan Sulut sehingga terkenal hingga di manca negara.

Tak lupa apresiasi juga disampaikan kepada Bupati DR Chriatiany Eugenia Paruntu SE dan Wakil Bupati Frangky Donny Wongkar SH, atas kinerja dalam membangun Minsel, sehingga menjadi lebih dikenal baik di Indonesia maupun di luar negeri. Ketua DPRD Minsel ini pun berharap, agar di usia ke 16 tahun ini Kabupaten Minsel semakin diberkati.

Sementara itu Bupati DR Christiany Eugenia Paruntu SE, dalam sambutannya menyampaikan bahwa terciptanya Kabupaten Minsel yang otonom, tak lepas dari perjuangan dan kerja keras pemerintah dan seluruh masyarakatnya.

Bupati yang akrab disapa dengan sebutan “CEP” ini, juga menambahkan bahwa dalam menjalankan roda kepemerintahan, sebagai pemerintah, ia akan senantiasa mengintrospeksi terkait hal-hal yang baik serta positif, guna mencapai masa depan yang lebih cemerlang, terutama terwujudnya Kabupaten Minsel yang hebat, terdepan serta memiliki daya saing yang kuat.

Selanjutnya menurut Bupati yang senantiasa tampil energik ini, bahwa guna percepatan pembangunan di segala bidang, maka sinergitas antara pemerintah, legislatif dan seluruh komponen masyarakat, sangat dibutuhkan.

Terlebih guna memacu percepatan pembangunan infrastruktur sarana pertanian, kesehatan serta pendidikan.

“Terima kasih saya sampaikan kepada semua tokoh maayarakat, yang telah berjuang dari terbentuknya Kabupaten Minsel, hingga saat ini telah berusia 16 tahun, “ ujar CEP.

Sambil tak lupa CEP juga berterima kasih kepada segenap unsur Forkopimda yang telah membantu pelaksanaan program pemerintah.

Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey dalam sambutan yang dibacakan Asisten Satu Bidang Perekonomian Provinsi Sulawesi Utara, Muhamad Rudi Mokoginta menyampaikan bahwa, peringatan HUT Kabupaten Minsel ini, hendaknya dapat dimaknai dengan baik, terutama mengintrospeksi diri terkait kelemahan, kekurangan bahkan kelebihan yang telah dicapai dalam proses perjalanan hingga mencapai tahun yang ke 16 ini, untuk selanjutnya dapat diperbaiki dan disempurnakan, pada tahun-tahun yang akan datang.

“Pada peringatan HUT Minsel Ke-16 ini, diharapkan kita dapat mengetahui serta mengembangkan semua potensi yang kita miliki, guna menjalankan amanah rakyat,” kata Mokonginta.

Ditambahkannya juga bahwa peringatan HUT ke 16 ini, menjadi moment yang tepat untuk menggugah semangat masyarakat untuk semakin kompak, dan bahu membahu dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Minsel.

Gubernur juga tak lupa memberikan apresiasi kepada Bupati beserta jajarannya, dan DPRD Minsel atas penyelenggaraan Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Kabupaten Minsel ke-16, yang penuh dengan perjuangan, serta semangat pengabdian yang tinggi, demi terwujudnya pembangunan di segala sektor, sehingga bisa tercipta kehidupan dan masa depan masyarakat Minsel yang lebih baik.

Acara kemudian dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah Hukum Tua yang telah mengabdikan dirinya, hingga masa jabatannya berakhir.

Kemudian diakhiri dengan pemasangan dan meniup lilin, yang bertuliskan angka 16, secara bersama-sama oleh Bupati dan wakilnya, Ketua DPRD dan Wakil serta Asisten I Sulut.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati (Wabup) Franky Donny Wongkar SH, Kapolres Minsel AKBP FX Winardi Prabowo SIK, Dandim 1302 Minahasa, Kajari Amurang, Kepala Pengadilan Amurang, Sekdakab Minsel Denny Kaawoan, para anggota DPRD Minsel, Kepala-Kepala Perangkat Daerah yang ada di lingkup Pemkab Minsel, Camat, Lurah, Hukum Tua, serta tamu undangan dan seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemuda. (Adv)

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

ZONA DAERAH

Desa Pungkol tetapkan Perdes soal pencegahan kekerasan terhadap perempuan

Published

on

MINSEL, ZONAUTARA.comKebijakan bersejarah ditetapkan Pemerintah Desa Pungkol, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Di mana, Pemerintah Desa Pungkol telah menetapkan sebuah Peraturan Desa (Perdes) yang lain daripada yang lain di Kabupaten Minsel, bahkan di Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (9/10/2019).

Perdes tersebut, yakni Perdes Pungkol Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan di desa.

Ruang lingkup Perdes ini mencakup pencegahan, penanganan, perlindungan dan pemberdayaan korban kekerasan.

Diketahui, selama ini desa hanya membuat Perdes yang hanya terkait APBDes, Pemerintah Desa, Tata Ruang dan Penarikan.

Desa sebagai pemerintahan yang mandiri sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dapat memberikan perlindungan kepada masyarakatnya yang mengalami kekerasan khususnya perempuan sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah skala desa.

Lebih teknis, hal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa.

Tentu saja, harus bekerjasama dengan pemerintah di atasnya dan juga pihak-pihak terkait lainnya seperti pihak swasta dan lembaga-lembaga pendidikan dan lembaga swadaya masyarakat.

Koordinator Program Swara Parangpuan Mun Djenaan mengatakan, Pemerintah Desa Pungkol telah mengambil peran sesuai dengan kewenangannya sebagai pemerintahan terkecil yang bisa berbuat untuk memberikan perlindungan kepada masyarakatnya.

“Saya sangat mengapresiasi keberanian Hukum Tua Desa Pungkol Bapak Agustinus Baramula dan jajarannya, terutama Sekdes Bapak Leond Walukow yang sangat memahami apa yang menjadi kewenangan desa dan terbuka untuk berdiskusi dan juga kepada Ketua BPD Alva Tucunan dan anggota,” ujarnya.

Dia berharap, Perdes ini bisa dicontohi oleh desa-desa lain yang ada di Kabupaten Minsel khususnya dan Provinsi Sulut umumnya.

“Karena sesungguhnya semua sudah diatur dalam Undang-Undang, hanya tinggal kemauan dan keberanian pemerintah desanya,” jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, Swara Parangpuan akan mendorong Pemerintah Kabupaten Minsel membuat Peraturan Bupati untuk memperkuat Perdes-perdes yang akan ditetapkan di beberapa desa.

“Hal ini merespon komitmen Pemerintah Kabupaten untuk mendorong desa-desa lain bisa mereplikasi Perdes ini,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Tatapaan Meylisa Aring, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Minsel Frely Turangan, Kapolsek Tumpaan Iptu Duwi G. P, Danramil Tumpaan Alexius Wowiling, Babinsa, Linmas dan Hukum Tua Desa Wawontulap.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com