Connect with us

ZONA DAERAH

Pemkot susunan rancangan awal perubahan RPJPD 2005-2020

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon bakal melakukan perubahan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025 Kota Tomohon yang telah ditetapkan sebelumnya.

Hal itu pun dilakukan untuk menyesuaikan dengan terjadinya perubahan struktur organisasi perangkat daerah sebagai impelentasi Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan PP No 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah.

Terkait hal tersebut, Pemkot Tomohon melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar kegiatan penyusunan rancangan awal perubahan RPJPD Kota Tomohon 2005-2025 terhadap Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang RPJPD Tomohon 2005-2025, di Hotel Peninsula Manado 8 sampai 10 Februari 2019.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman diwakili Wakil Wali Kota (Wawali) Syerly Adelyn Sompotan membuka kegiatan tersebut.

“Menyadari banyaknya pelimpahan urusan yang diberikan serta menyadari akan keterbatasannya, maka Pemerintah Kota Tomohon melakukan perubahan paradigma yang dikenal dengan paradigma baru dengan tetap mengikuti kaidah peraturan perundang-undnagan yang berlaku,” ujar Sompotan membacakan sambutan Eman.

Menurut dia, perubahan itu juga untuk mempertegas visi misi kepala daerah dalam wujud strategi pendekatan khususnya peningkatan dan mendorong sektor-sektor penunjang kemakmuran.

Dia menjelaskan, perubahan RPJPD Tahun 2005-2025 lanjut Eman, menjadi hal yang sangat penting dan strategis dalam upaya mewujudkan visi Kota Tomohon dalam RPJPD. Untuk mencapai visi yang dimaksud sangat diharapkan setiap OPD dapat menerjemahkannya ke dalam program pembangunan pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) 2006-2025.

Sebelumnya, Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon Ervinz DH Liuw dalam laporannya mengatakan, dalam perkembangan dinamika pembangunan telah banyak terjadi perubahan pada peraturan dan kebijakan yang kemudian menyebabkan RPJPD Tomohon ini perlu untuk direvisi atau disempurnakan.

“Hal ini dimungkinkan dan diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan ini Sekretaris Kota Tomohon Harold V Lolowang dan sebagai peserta seluruh Kepala OPD Pemerintah Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk




ZONA DAERAH

Pemerintah Kolongan Satu tingkatkan kualitas Kader Kesehatan

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPeningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi prioritas Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon.

Program-program peningkatan kualitas SDM mulai dilakukan jajaran Pemkot Tomohon. Seperti yang dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Kolongan Satu, Kecamatan Tomohon Tengah.

Di mana, instansi yang dipimpin Kepala Kelurahan (Lurah) Jones A Mait ini menggelar sosialisasi peningkatan kapasitas para Kader Kesehatan, Rabu (21/8/2019).

Mait mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut adalah untuk meningkatkan kapasitas dan SDM dari para Kader Kesehatan yang ada di Kelurahan Kolongan Satu.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah wawasan dan keterampilan Kader Kesehatan, untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta mengembangkan tanaman obat keluarga (toga) di kelurahan,” ujarnya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kolongan Satu Welly Wenur yang turut hadir dalam kesempatan itu pun mengapresiasi jajaran Pemkot Tomohon yang peduli dengan kesehatan masyarakat.

“Kami mengapresiasi pemerintah yang terus memperhatikan kesehatan masyarakat melalui para kader kesehatan yang ada di kelurahan, khususnya yang ada di Kelurahan Kolongan Satu ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kecamatan (Camat) Tomohon Tengah Edvin MJ Joseph dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan tersebut mengungkapkan, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan SDM, serta mengembangkan pengetahuan dan pemahaman para kader kesehatan terkait program kesehatan di puskesmas.

“Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Permendagri 13 Tahun 2018 tentang pemberdayaan masyarakat,” ujar mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Kota Tomohon ini.

Joseph pun mengapresiasi pihak kelurahan yang sudah melaksanakan kegiatan tersebut.

“Kami berharap, para kader kesehatan bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik untuk mendapatkan pengetahuan dan selanjutnya bisa disampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat didampingi Ketua LPM dan Lurah Kolongan Satu secara simbolis menyematkan tanda peserta kepada perwakilan Kader Kesehatan.

Editor : Christo Senduk




Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com