Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

Laporkan KPPS tidak netral

Published

on

Stenly Kowaas

TOMOHON, ZONAUTARA.comProses rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kini sudah masuk dalam tahap uji publik.

Masyarakat di Kota Tomohon pun diminta untuk mencermati para calon anggota KPPS yang telah diverifikasi oleh KPU.

Pasalnya, KPPS memiliki peran yang sangat strategis pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“PPS di 44 kelurahan se-Kota Tomohon sudah menempel nama-nama calon anggota KPPS di kantor-kantor kelurahan. Saya mengajak semua elemen masyarakat untuk mengecek dan melaporkan, jika ada calon yang terindikasi pengurus parpol atau tidak memenuhi syarat lainnya,” ujar Ketua KPU Kota Tomohon Harryanto Lasut melalui Komisioner Divisi SDM dan Sosialisasi Stenly Kowaas.

Menurut dia, KPU berkomitmen untuk menghadirkan penyelenggara Pemilu di tingkat KPPS yang profesional dan netral.

“Makanya kami sangat terbuka. Silahkan laporkan ke PPS atau KPU jika ada calon yang sekali lagi dianggap tidak memenuhi syarat untuk mengemban misi mulia itu,” kata Kowaas.

Laporan tersebut, kata Kowaas, bisa disampaikan oleh semua stakeholder secara tertulis.

“Jadi yang ingin menyampaikan masukan dan tanggapan, harus menyampaikam secara tertulis, dengan dilengkapi fotokopi KTP. KPU tidak bisa serta merta merespon informasi yang hanya jadi pembicaraan dari mulut ke mulut, tanpa ada laporan resmi,” jelasnya.

Pihaknya pun akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan klarifikasi kepada calon anggota KPPS bersangkutan.

“Jika terbukti, bahwa yang bersangkutan tidak memenuhi syarat untuk jadi KPPS, tanpa ada keraguan kami akan mencoret dan mencari pengganti,” tegasnya.

Kowaas mencontohkan, di Tomohon Barat, PPK mendapatkan surat dari Panwaslu Kecamatan, di mana ada sekira 21 calon anggota yang diduga merupakan anggota partai politik.

“Saat dilaporkan PPK Tomohon Barat terkait surat Panwascam itu, saya angsung saya minta untuk segera menindaklanjutinya. Harus cepat dan profesional dalam menanganinya,” tandas Kowaas.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Eman: mari kita jaga suasana tetap kondusif

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comTahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

Masyarakat pun diminta untuk menerima apapun yang dihasilkan oleh para penyelenggara Pemilu tersebut dan kembali menyatukan perbedaan yang ada.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Dia mengatakan, pesta demokrasi dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta para wakil rakyat dari pusat hingga daerah telah terlaksana dengan baik.

Menurut Eman, saat ini merupakan waktu untuk meninggalkan segala perbedaan yang tercipta dalam Pemilu lalu.

“Kami, pemerintah bersama Forkopimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Tomohon berharap, agar pasca-pesta demokrasi, suasana kondusif dapat terjaga,” ungkap Eman, di sela-sela Sosialisasi dan Dialog Sinergitas para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, di aula Homestay Walian, Selasa (21/5/2019).

Eman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat berimplikasi hukum dan dapat menimbulkan keresahan, serta ketidaktentraman, hingga meruntuhkan semangat persatuan di Kota yang ditetapkan sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia ini.

“Mari sama-sama kita jaga kerukunan, kesatuan dan persatuan yang sudah lama tercipta di Kota yang kita cintai ini. Semoga Kota Tomohon dapat menjadi berkat di Sulawesi Utara ini,” harapnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending