Sanggar Tangkasi Bitung, pentaskan lakon untuk ingatkan soal Pemilu

BITUNG, ZONAUTARA.com — Komunitas teater di Kota Bitung punya cara tersendiri menyentil soal Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 nanti.

Lewat pentas teater dengan judul “Membasuh dengan air kencing, pemilu di negeri setan”, Sanggar Teater Tangkasi Bitung mau mengingatkan masyarakat untuk tidak salah memilih.

Tawaran partai politik dan calon legislatif diibaratkan sebagai tawaran setan yang menggoda.

Dalam pentas berdurasi sekitar 15 menit, para pemain yang rata-rata masih berusia belia ini mampu menyentak seribuan penonton, dan mengingatkan bahwa mengedepankan akal sehat menjadi penting dalam menentukan pilihan nanti.

Adegan demi adegan dalam naskah yang ditulis Leonardo Axel Galatang itu mempertontonkan bagaimana partai dan caleg berusaha merebut suara rakyat.

Keriuhan penonton terjadi saat dialog menyebut kata-kata seperti “partai pohon setan”, “partai perempuan setan”, “partai tanduk setan”, dan sejumlah plesetan lainnya.

“Pentas ini juga mau mengingatkan bahwa wakil rakyat terpilih nanti benar-benar menjadi wakil rakyat menyalurkan aspirasinya. Jangan menjadi pejabat yang korup, dan mengkhianati suara rakyat,” jelas Jerry Pontoan, salah satu pelakon.

Pentas yang disutradarai Donal Gee Bentiani juga dirangkaikan dengan peringatan hari teater sedunia, dan digelar di Gedung Kesenian Bitung, Rabu (27/3) malam.

Sanggar Tangkasi Bitung merupakan salah satu sanggar yang sangat produktif di Sulawesi Utara. Digawangi Axel, sanggar ini mampu membawa pelajaran teater hingga ke sekolah-sekolah yang ada di Bitung.

Ketua PKK Kota Bitung Khouni Lomban Rawung yang hadir pada pentas semalam memberi apresiasinya. “Axel dan Sanggar Tangkasi telah mampu berkontribusi bagi pembangunan Kota Bitung, khususnya pembangunan mental anak-anak,” ujar Khouni.

Peliput: Novita Wenzen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.