Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

Buka kotak suara, ini dokumen yang disita Gakkumdu

Published

on

Ketua KPU Tomohon saat mengambil dokumen dari dalam kotak suara disaksikan personel Gakkumdu dan Parpol. (Foto: zonautara.com)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Tomohon melakukan penyitaan dokumen di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (9/5/2019) malam.

Penyitaan tersebut dilakukan langsung personel Sentra Gakkumdu, AKP Ikhwan Syukri selaku Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal Polres Tomohon, Steffen Linu selaku Koordinato Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (HP3S) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tomohon, serta para anggota Sentra Gakkumdu Tomohon.

Penyitaan dokumen yang disaksikan langsung Ketua KPU Tomohon Harryanto Lasut ini pun terkait penyidikan kasus dugaan pelanggaran pidana Pemilu, yakni melakukan pencoblosan di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berbeda, yang diduga dilakukan oleh lelaki berinisial LSW alias Lucky.

Kasat Reskrim AKP Ikhwan Syukri menjelaskan, dokumen-dokumen yang disita, yakni Daftar Pemilih Tetap (DPT), C6 atau surat pemberitahuan, serta C7 atau daftar hadir pemilih di dua TPS, yakni TPS 6 Kelurahan Woloan Satu dan TPS 4 Kelurahan Woloan Tiga.

“Proses pengambilan dokumen adalah dengan cara masuk ke ruangan penyimpanan kotak suara di KPU, membuka masing-masing lima kontak suara TPS 6 Kelurahan Woloan Satu, TPS 4 Kelurahan Woloan Tiga dan Kotak PPK oleh Ketua KPU, disaksikan oleh perwakilan Partai Golkar, Demokrat, Hanura,” ungkapnya.

Pihaknya pun, kata dia, tak menyita dokumen yang asli, melainkan hanya menyita dokumen yang telah di-copy dan dilegalisir oleh pihak KPU.

“Dokumen asli dimasukkan kembali ke dalam kotak semula dan kotak suara tersebut kembali disegel dengan segel KPU,” pungkasnya.

Diketahui, Sentra Gakkumdu resmi menaikan satu kasus dugaan pelanggaran Pemilu ke tahap penyidikan, dengan melaporkan kasus tersebut ke Polres Tomohon, Kamis (9/5/2019).

Kasus tersebut dipastikan akan segera memiliki tersangka dan bakal berlabuh di meja pengadilan.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Eman: mari kita jaga suasana tetap kondusif

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comTahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

Masyarakat pun diminta untuk menerima apapun yang dihasilkan oleh para penyelenggara Pemilu tersebut dan kembali menyatukan perbedaan yang ada.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Dia mengatakan, pesta demokrasi dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta para wakil rakyat dari pusat hingga daerah telah terlaksana dengan baik.

Menurut Eman, saat ini merupakan waktu untuk meninggalkan segala perbedaan yang tercipta dalam Pemilu lalu.

“Kami, pemerintah bersama Forkopimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Tomohon berharap, agar pasca-pesta demokrasi, suasana kondusif dapat terjaga,” ungkap Eman, di sela-sela Sosialisasi dan Dialog Sinergitas para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, di aula Homestay Walian, Selasa (21/5/2019).

Eman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat berimplikasi hukum dan dapat menimbulkan keresahan, serta ketidaktentraman, hingga meruntuhkan semangat persatuan di Kota yang ditetapkan sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia ini.

“Mari sama-sama kita jaga kerukunan, kesatuan dan persatuan yang sudah lama tercipta di Kota yang kita cintai ini. Semoga Kota Tomohon dapat menjadi berkat di Sulawesi Utara ini,” harapnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending