Connect with us

ZONA DAERAH

Penetapan calon DPRD terpilih tunggu info resmi MK

Published

on

Stenly Kowaas

TOMOHON, ZONAUTARA.com Hasil dari pemilihan calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon telah diketahui.

Namun, masyarakat Kota Tomohon harus bersabar menanti keputusan final Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon mengenai penetapan perolehan kursi dan calon terpilih DPRD Kota Tomohon.

Ketua KPU Kota Tomohon Harryanto Lasut melalui Komisioner Divisi Sosialisasi Stenly Kowaas mengatakan, waktu penetapan perolehan kursi dan calon terpilih akan menunggu info resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK).

“Teknisnya, MK akan menerima dulu semua gugatan dari peserta Pemilu. Tapi apakah gugatan itu akan lanjut diproses persidangan, itu tergantung apakah gugatan itu dicantumkan dalam BRPK (Buku Registrasi Perkara Konstitusi),” ujar Kowaas, Minggu (26/5/2019).

Menurut Kowaas, gugatan yang masuk dalam BRPK MK, nanti diketahui pada 1 Juli 2019.

“Mahkamah Konstitusi nanti akan menyampaikan surat pemberitahuan ke KPU RI mengenai daftar daerah yang ada perselisihan hasil Pemilu,” katanya.

Misalnya, lanjut Kowaas, KPU Tomohon tidak ada gugatan atau perselisihan hasil Pemilu di MK, maka sesuai Peraturan KPU
(PKPU) Nomor 10 Tahun 2019 tentang jadwal dan tahapan Pemilu, KPU Tomohon akan melakukan penetapan perolehan kursi dan calon terpilih, paling lama 3 hari setelah informasi resmi MK tersebut.

“Jadi konkritnya, soal kapan KPU Tomohon melakukan penetapan perolehan kursi dan calon terpilih, akan jelas setelah 1 Juli nanti,” ungkapnya.

Namun, jika Kota Tomohon ada gugatan atau perselisihan hasil Pemilu yang masuk BRPK, proses penetapan perolehan kursi dan calon terpilih akan menunggu putusan resmi MK.

“Karena tentu akan ada proses-proses persidangan yang harus diikuti,” jelasnya.

Kowaas menambahkan, pekan depan, KPU Kabupaten/Kota se-Sulut akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) soal tatacara penetapan perolehan kursi dan calon terpilih yang dilaksanakan KPU Provinsi.

“Bimtek ini bertujuan untuk membekali KPU kabupaten/kota dalam melakukan proses penetapan perolehan kursi dan calon terpilih nanti,” pungkas Jurnalis senior di Sulut ini.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

Target 1 swab per 1000 populasi, Tomohon telah periksa 680 persen di minggu pertama Agustus

Secara keseluruhan, di Sukut sudah mencapai 81,4% dari tagert 2.529 swab test per minggu.

Bagikan !

Published

on

Covid-19 di Tomohon
Ilustrasui: Petugas sedang memeriksa suhu tubuh terhadap pengendara di Tomohon. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.com – Kota Tomohon telah mengambil sampel dengan metode swab RT PCR untuk kegiatan surveilan laboratorium covid-19 sebanyak 735 sampel, sepanjang minggu pertama di bulan Agustus 2020.

Angka tersebut telah melampaui target 1 swab per 1000 populasi setiap minggu atau sebanyak 108 swab test.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan panduan dan target surveilans laboratorium swab RT PCR per 1.000 populasi per minggu di setiap wilayah.

“Panduan ini dimaksudkan agar kondisi perkembangan epidemiologi Covid 19 di suatu daerah bisa terpantau berdasarkan bukti ilmiah,” ujar Dandel, Jumat (7/8/2020).

Menurut Dandel, bila suatu daerah melaporkan tidak adanya ketambahan kasus dalam minggu berjalan, itu menjadi fakta epidemiologik sebenarnya dan bukan karena ketiadaan aktifitas deteksi.

Daerah dengan transmisi lokal ataupun kluster kasus, bisa mencapai target ini melalui pemeriksaan swab masal di lokasi lokasi tempat berkumpulnya banyak orang. Sementara daerah yang hanya ada kasus sporadis dan import bisa mencapai target ini lewat peningkatan surveilans suspek covid-19 dan surveilans pneumonia di rumah sakit maupun peningkatan surveilans influenza like illnesses di Puskesmas maupun dokter praktek mandiri.

“Artinya semua pasien yang datang berobat ke layanan kesehatan dengan gejala menyerupai flu dianjurkan untuk diperiksa swabnya,” kata Dandel.

Dikarenakan masalah antrian pemeriksaan swab di Lab PCR Sulut yang sempat menumpuk beberapa waktu yang lalu, maka pelaksanaan kegiatan surveilans laboratorium swab ini baru bisa dilaksanakan pada minggu pertama bulan Agustus, setelah semua antrian swab di seluruh Lab PCR berkurang.

Berdasarkan target tersebut, Kota Bitung telah mencapai 100 persen pemeriksaan, dengan memeriksa 223 sampel dari 222 target yang sebenarnya. Sementara Kota Mando hanya memeriksa 130 sampel atau 29,7 persen dari target 438 swab test.

Dari data yang diterima Zonautara.com, hasil pencapaian Surveilans Laboratory per wilayah di Kabupaten/Kota di Sulut pada minggu pertama bulan Agustus 2020, adalah sebagai berikut:

Kab/KotaTarget mingguan (1 swab / 1000 populasiSampel terkumpul (Minggu I Agustus)Capaian
Manado43813029,7%
Tomohon108735680,6%
Bitung222223100,5%
Minahasa3445716,6%
Minahasa Utara20517685,9%
Minahasa Selatan2122511,8%
Minahasa Tenggara107109,3%
Kotamobagu1311511,5%
Bolaang Mongondow25141,6%
Bolaang Mongondow Selatan6700%
Bolaang Mongondow Utara8100%
Bolaang Mongondow Timur7300%
Sangihe13100%
Siau Tagulandang Biaro6669,1%
Talaud936367,7%
Target2529
Kontribusi Provinsi (10% dari target)253614242,7%
Total2529205881,4%
Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com