Connect with us

ZONA DAERAH

Kejari Tomohon ‘sumbang’ Rp700 juta ke kas negara

Published

on

Kasi Pidsus Kejari Tomohon Arthur Piri saat mengeksekusi uang denda dari salah satu terpidana korupsi. (Foto: Kejari Tomohon)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Penegakan hukum terhadap perbuatan tindak pidana korupsi gencar dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon. Tak sedikit kasus rasuah tersebut yang kini telah selesai diusut oleh korps Adyhaksa ini dan memiliki kekuatan tetap.

Bahkan, selang Januari hingga Juli 2019, korps yang dipimpin Edy Winarko ini pun telah berhasil melakukan eksekusi terhadap uang denda dari para terpidana yang perkaranya telah memiliki kekuatan hukum tetap alias incracht.

Totalnya pun tak tanggung-tanggung. Ada sebanyak Rp700 juta yang telah dieksekusi dari para terpidana. Uang denda tersebut telah disetor ke kas negara.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejari (Kajari) Tomohon Edy Winarko melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Arthur Piri.

“Kejaksaan Negeri Tomohon selama Januari sampai dengan Juli 2019 telah melaksanakan eksekusi uang denda terkait dengan penanganan perkara tindak pidana korupsi yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, dengan total sebesar Rp700 juta, yang diterima dari keluarga terpidana,” ujar Piri, Senin (8/7/2019).

Menurut dia, para terpidana yang telah membayar uang denda tersebut pun telah terbebas dari hukuman tambahan sebagaimana putusan akhir dari Majelis Hakim.

Pihaknya pun mengapresiasi para terpidana yang telah menaati putusan pengadilan dengan membayar denda sebagai akibat dari perbuatan melawan hukum yang telah dilakukan.

“Kami berharap, para terpidana korupsi lainnya juga bisa menaati putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap,” pungkasnya.

Diketahui, eksekusi uang denda ini pun menjadii prestasi bagi Kejari Tomohon. Pasalnya, Kejari Tomohon telah menjadi penyumbang bagi keuangan negara, karena uang denda tersebut menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Berikuti daftar eksekusi uang denda oleh Kejari Tomohon :

  1. Kamis, 10 Januari 2019, dari terpidana Ricky Pontoh, Rp50.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 114 K/Pid.Sus/2014 tanggal 10 Juli 2014.
  2. Kamis, 10 Januari 2019, dari terpidana Sumardikun, Rp50.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 288 K/Pid.Sus/2014 tanggal 6 Oktober 2014.
  3. Rabu, 29 Mei 2019, dari terpidana Piet Hein Wongkar, Rp200.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 1857 K/Pid.Sus/2015 tanggal 25 April 2016.
  4. Rabu, 26 Juni 2019, dari terpidana Ferry Welly Muaja, jumlah Rp200.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 1857 K/Pid.Sus/2015 tanggal 25 April 2016.
  5. Senin, 1 Juli 2019, dari terpidana Altje Lumi, jumlah Rp200.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 1857 K/Pid.Sus/2015 tanggal 25 April 2016.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

ZONA DAERAH

Ciptakan Pilkada berkualitas, Bawaslu Tomohon gandeng elemen ini

Published

on

Pimpinan Bawaslu Tomohon saat membuka kegiatan tatap muka bersama para tokoh masyarakat. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.comBerbagai upaya dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon guna mencapai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 yang berkualitas dan berintegritas.

Salah satunya dengan menggandeng sejumlah elemen masyarakat. Mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama hingga tokoh pemuda yang ada di Kota Tomohon.

Selasa (5/8/2020), Bawaslu pun melakukan tatap muka dengan para tokoh masyarakat ini, di Hotel Grand Master Tomohon.

Di mana, kegiatan tersebut pun menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Ketua Bawaslu Kota Tomohon Deisy T Soputan didampingi Anggota Merwan Irvan Dokal dan Koordinator Sekretariat (Korsek) Vernon Mamuaja membuka langsung kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Soputan mengatakan, Pilkada Serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota  Tomohon 9 Desember 2020 mendatang harus berkualitas dan berintegritas.

“Tokoh masyarakat, tokoh agama hingga tokoh pemuda sangat dibutuhkan untuk berpartisipasi dalam Pilkada tahun 2020 ini, terlebih dalam pengawasan guna meminimalisir terjadinya pelanggaran,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi (Kordiv) Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Merwan Irvan Dokal berharap, seluruh elemen masyarakat bisa melibatkan diri dalam proses pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada, baik untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon.

“Kami juga berharap agar petugas kami yang ada di kelurahan bisa dilibatkan di setiap kegiatan keagamaan, kepemudaan dan kegiatan sosial lainnya, sehingga mereka bisa mensosialisasikan seperti apa pengawasan dalam pelaksanaan Pilkada ini,” tuturnya.

Sehingga, lanjut Dokal, pelaksanaan Pilkada di tahun 2020 ini bisa berlangsung lancar dan sukses, serta tercipta Pilkada yang berkualitas.

Hadir dalam kegiatan tersebut para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda lintas agama yang dipimpin langsung Ketua Toar Pangkey. Turut hadir pula Komisioner KPU Tomohon Divisi Teknis Robby Golioth.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com