Connect with us

KABAR SULUT

Wagub: Kepala SKPD wajib hadir di pembahasan RAPBD-P 2019

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Setelah Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) ditetapkan, Gubernur melalui Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw, menyampaikan Rancangan APBD Perubahan 2019 ke DPRD Sulut, Selasa (13/8/2019).

Pada penjelasannya, Wagub mengatakan, perubahan APBD 2019 dilakukan karena adanya perubahan asumsi kebijakan umum anggaran, pergeseran anggaran, dan sisa lebih pakai anggaran (Silpa).

“Diharapkan perubahan ini bisa memperkuat struktur anggaran dan pada APBD induk 2019 mencapai Rp4,98 triliun lebih, bertambah di APBD-P menjadi Rp4.110.000.000.000 atau naik sekitar 0,29 persen. Sedangkan pendapatan asli daerah di APBD 2019 mencapai Rp1.269.000.000.000 atau bertambah Rp7,9 miliar,” terang Kandouw.

Usai fraksi-fraksi menyampaikan pemandangan umum atas apa yang disampaikan Wagub, mantan Ketua DPRD Sulut itu mengingatkan seluruh kepala SKPD wajib hadir dalam pembahasan di DPRD.

“Wajib hadir. Tidak ada alasan. Saya tidak akan tanda tangan jika ada usulan perjalanan dinas. Harus hadir pembahasan,” tegas Kandouw.

Sementara, Ketua DPRD Andrei Angouw mengatakan, bahwa DPRD siap melanjutkan ke tahapan pembahasan di tingkat komisi.

Dan sesuai dengan undangan yang beredar, Rabu (14/8/2019) hari ini akan digelar rapat pembahasan Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah, terkait APBD-P 2019.

“Apa yang akan dibahas nanti setiap sen-nya bermanfaat untuk rakyat dan daerah,” kata Angouw. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Manado

Akibat gempa dan air laut surut, jalan raya ke Winangun sempat macet parah

Banyak di antaranya yang mengamati surutnya air laut dan menyebarkan video amatir.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Akibat gempa bumi pada kedalaman 10 km dan berjarak 134 km Barat Laut Jailolo-Malut, masyarakat Kota Manado banyak panik. Banyak di antaranya yang mengamati surutnya air laut dan menyebarkan video amatir.

Berdasarkan informasi yang dirangkum wartawan Zona Utara di lapangan, jalan raya menuju arah Winangun dari arah Ranotana sekitar pukul 01.00 WITA dipadati banyak kendaraan bermotor dari pengguna jalan untuk menyelamatkan diri setelah pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status WASPADA. Kondisi tersebut mengakibatkan macet parah.

Gempa yang terjadi pukul 00.17 WITA pada Jumat (15/11/2019) tersebut berkekuatan magnitudo 7,4. Tiga daerah yang diperingatkan BMKG dalam status WASPADA yaitu Kota Bitung, Kota Ternante, dan Halmahera.

Status WASPADA berarti Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang berada pada status WASPADA diharap memerhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com