Connect with us

ZONA DAERAH

Pemkot Tomohon rumuskan perubahan RPJPD 2005-2025 melalui Musrenbang

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Tomohon tahun 2005-2025.

Musrenbang yang dibuka Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Tomohon Harold V Lolowang, digelar di Grand Master Resort Tomohon, Kamis (15/8/2019).

Saat membacakan sambutan wali kota, Lolowang mengatakan, bahwa dalam rangka pencapaian prioritas dan sasaran pembangunan nasional perlu adanya sinergitas perencanaan yang dimulai dari perencanaan jangka panjang, jangka menengah dan jangka waktu satu tahunan antara Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah baik provinsi, maupun kabupaten/kota.

“Dokumen RPJPD merupakan penjabaran visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah jangka panjang untuk 20 tahun, yang disusun dengan berpedoman pada RPJPN dan RTRW,” ujarnya.

Menurut dia, dokumen perubahan RPJPD Kota Tomohon sudah berada dalam tahapan Musrenbang. Hasil Musrenbang, lanjut Lolowang, akan dirumuskan menjadi rancangan akhir hingga akhirnya ditetapkan dalan peraturan daerah.

“Tahapan demi tahapan ini perlu dikawal dengan ketat, sehingga nantinya dokumen yang dihasilkan mampu mewujudkan keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pengawasan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, turut dilaksanakan penandatangan berita acara.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Manado

Akibat gempa dan air laut surut, jalan raya ke Winangun sempat macet parah

Banyak di antaranya yang mengamati surutnya air laut dan menyebarkan video amatir.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Akibat gempa bumi pada kedalaman 10 km dan berjarak 134 km Barat Laut Jailolo-Malut, masyarakat Kota Manado banyak panik. Banyak di antaranya yang mengamati surutnya air laut dan menyebarkan video amatir.

Berdasarkan informasi yang dirangkum wartawan Zona Utara di lapangan, jalan raya menuju arah Winangun dari arah Ranotana sekitar pukul 01.00 WITA dipadati banyak kendaraan bermotor dari pengguna jalan untuk menyelamatkan diri setelah pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status WASPADA. Kondisi tersebut mengakibatkan macet parah.

Gempa yang terjadi pukul 00.17 WITA pada Jumat (15/11/2019) tersebut berkekuatan magnitudo 7,4. Tiga daerah yang diperingatkan BMKG dalam status WASPADA yaitu Kota Bitung, Kota Ternante, dan Halmahera.

Status WASPADA berarti Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang berada pada status WASPADA diharap memerhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com