Connect with us

CARI TAHU

Wah! Pelamar CPNS boleh berusia paling tinggi 40 tahun sesuai Keppres No. 17/2019

Untuk jabatan Dokter dan Dokter Gigi dengan kualifikasi dokter spesialis dan dokter gigi spesialis

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Presiden Joko Widodo pada 3 Juli 2019 telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17 Tahun 2019.

Melalui Keppres ini, pemerintah membuka peluang bagi lulusan Strata 3 (S3) atau doktoral dengan batas usia paling tinggi 40 tahun menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Namun peluang CPNS bagi lulusan S3 yang berusia paling tinggi 40 tahun dimaksud hanya untuk jabatan-jabatan tertentu. Menurut Keppres ini, jabatan-jabatan tertentu yang dimaksud adalah Dokter; Dokter Gigi; Dokter Pendidik Klinis; Dosen; Peneliti; dan Perekayasa.

“Untuk jabatan Dokter dan Dokter Gigi dengan kualifikasi dokter spesialis dan dokter gigi spesialis,” bunyi diktum KEDUA Keppres No. 17/2019 tersebut.

Sedang untuk jabatan Dosen, Peneliti, dan Perekayasa, menurut Keppres ini, kualifikasi pendidikan S3.

“Usia pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil dihitung saat melamar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil,” bunyi diktum KELIMA Keppres ini.

Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2019 ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yaitu 3 Juli 2019 di Jakarta.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

CARI TAHU

Jutaan data penumpang Lion Air dan Batik Air diduga bocor

Dua dataset catatan penumpang itu diperjual belikan.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Data penumpang maskapai Lion Air dan Batik Air diduga bocor dan dipertukarkan dalam jejaring pertukaran data. Ada puluhan juta data penumpang yang diduga bocor.

Bleepingcomputer.com menyebutkan, database yang memuat data-data penumpang itu setidaknya sudah beredar dalam sebulan terakhir.

Informasi database data penumpang kedua maskapai itu tersimpan dalam bucket Amazon dan diperjualbelikan.

Ada dua database yang diperjualbelikan, pertama membuat data 21 juta catatan penumpang dan yang kedua berisi 14 juta catatan penumpang. Direktori dalam bucket Amazon dibuat pada Mei 2019, yang juga membuat sebagian besar data untuk Malindo Air dan Thai Lion Air.

Kebocoran data catatan penumpang Lion Air dan Batik Air itu memuat nama penumpang, nomor reservasi, alamat, nomor telepon, alamat email, tanggal lahir, nomor handphone, nomor paspor hingga tanggal kadaluarsa paspor.

Tidak jelas kapan data-data yang semestinya rahasia itu mulai dikumpulkan. Namun sebuah tautan ke akses data itu ditautkan pada 10 Agustus 2019 dan dapat diakses secara terbuka.

Bleepingcomputer.com menjelaskan pertukaran data dari dua database itu mulai terjadi saat tautannya tersedia di bucket AWS.

Dikutip dari Suara.com, Corporate Communication Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan akan memeriksa laporan kebocoran data tersebut.

“Mas, saya akan cek terlebih dahulu ya,” jawab Danang saat dihubungi di Jakarta, Selasa malam.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com