Connect with us

CARI TAHU

Berapa sebenarnya penghasilan seorang Youtuber?

Atta Halilintar disebut-sebut punya pendapatan Rp 700 juta per hari.

Bagikan !

Published

on

ZONUATARA.com – Banyak orang, terutama kaum millenial saat ini tertarik menjadi seorang Youtuber, sebutan yang disematkan untuk seseorang yang membuat konten melalui channel YouTube.

Ketertarikan itu salah satunya karena iming-iming penghasilan yang tinggi yang bisa didapatkan dengan mengunggah konten video di channel Youtube.

Baru-baru ini The Sun merilis 10 Youtuber dengan penghasilan tertinggi di dunia. Yang mengejutkan, Atta Halilintar, Youtuber asal Indonesia berada dalam rangking ke-8 dalam daftar itu.

Atta disebut punya penghasilan 1,37 juta poundsterling atau setara Rp 23,73 miliar per bulannya. Atau jika per hari, Atta bisa meraih pendapatan Rp 700 juta. Angka yang luar biasa. Benarkah demikian?

“Really?” Apakah itu benar? Apakah ada yang pernah lihat bukti transferan dengan jumlah-jumlah seperti itu?”, protes Atta, lewat Instagram story pada Agustus lalu.

Tak hanya Atta yang punya 19 juta subscriber yang membantah soal spekulasi penghasilan Youtuber, Kevin Hendrawan yang punya 1,68 juta subscriber juga pernah menyebut bahwa penghasilannya tak seperti yang dibayangkan orang.

Lalu berapa sebenarnya penghasilan seorang Youtuber? Andhika Gemintang, Youtuber asal Gorontalo yang pernah berbincang dengan Zonautara.com, mengaku saat ini penghasilannya antara Rp 30 juta hingga Rp 40 juta sebulan. Andhika yang punya 3,25 juta subscriber ini pernah mendapat penghasilan hingga Rp 90 juta dalam sebulan.

Sumber penghasilan

Orang banyak mengira-ngira pendapatan Youtuber karena bisa menghitungnya lewat kalkulator estimasi pendapatan channel Youtube. Salah satunya adalah Socialblade. Lewat aplikasi ini, sebuah channel bisa dilihat potensi pendapatannya.

Padahal Socialblade hanya menghitung estimasi, bukan pendapatan secara real. Youtuber memang mendapat penghasilan dari Google Adsense, sebuah sistem iklan yang dimiliki Google. Iklan akan tayang pada video-video yang layak dimonetasi. Namun soal hitungan berapa pendapatan iklan, Google punya algoritma sendiri, yang sayangnya tidak sama bagi semua channel.

Selain berdasarkan nilai cost per click (CPC) dan revenue per mille impression (RPM), pendapatan Adsense itu juga tergantung negara, kategori video, jumlah penayangan, dan asal traffic.

Youtuber yang sudah populer semacam Atta, Ria Ricis dan Kevin, juga mendapatkan penghasilan dari endorsement, affiliate marketing dan berjualan produk sendiri. Nah yang tiga sumber pendapatan itu, hanya mereka yang tahu.

Jadi tidak mudah menebak berapa sebenarnya penghasilan seorang Youtuber. Tapi sekedar informasi saja, berikut estimasi penghasilan beberapa Youtuber top Indonesia:

1Ricis Official16,7JutaRp65 miliar
2GEN HALILINTAR11,8 JutaRp49 miliar
3Calon Sarjana11,6 JutaRp87 miliar
4Rans Entertainment10 JutaRp80 miliar
5TRANS7 OFFICIAL9,39 JutaRp225 miliar
6Indosiar8,7 JutaRp168 miliar
7YtCrash8,69 JutaRp87 milar
8SAAIHALILINTAR8,09 JutaRp16 miliar
9The Shiny Peanut7,95 JutaRp57 miliar

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

CARI TAHU

Sudah rindu nge-mal dan nongkrong di kafe? Ini aturannya saat New Normal

Semuanya harus dijalankan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi dari Pexels.com

ZONAUTARA.com – Masa karantina berbulan-bulan membuat kita lupa bagaimana rasanya jalan-jalan di mal dan nongkrong di kafe bersama teman-teman.

Nah, kini pemerintah tengah menyiapkan New Normal agar warga bisa beraktifitas kembali tapi dengan mematuhi aturan atau protokol penanganan covid-19.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan aturan tentang pedoman tatanan normal baru (New Normal) produktif dan aman Coronavirus Disease 2019.

Di dalamnya mengatur protokol kegiatan untuk toko dan pusat komersial seperti pusat perbelanjaan, butik, supermarket, dan bank yang harus menetapkan jumlah maksimum orang yang bisa memasuki tempat tersebut.

Pusat perbelanjaan juga harus gencar-gencarnya mensosialisasikan transaksi online dan metode pembayaran tanpa uang tunai (cashless).

Pengelola mal harus membatasi jumlah orang yang masuk lift dan harus mulai memperbanyak mesin penjual makanan/minuman otomatis daripada mengoperasikan kafetaria. Hal tersebut bertujuan untuk untuk mengurangi kontak langsung.

Menerapkan aturan jarak fisik, dan semua fasilitas berjarak satu meter dan lebih disarankan dua meter. Dan juga tetap dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Selain pusat perbelanjaan, salon dan spa juga sudah diijinkan beroperasi. Tetapi para pegawai harus menggunakan masker dan sarung tangan. Harus sering-sering mencuci tangan dan membersihkan alat-alat mereka dengan cairan disinfektan.

Penerapan aturan juga berlaku untuk restorant dan kafe, dimana sesuai surat yang ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, pengunjung maksimal 40% dari jumlah kunjungan saat kondisi normal, dan jumlah para pengunjung harus dibatasi.

Pemeriksaan kontrol ketat di setiap pintu masuk dan keluar untuk mencegah terjadinya kerumunan sesuai dengan protokol kesehatan.

Pengelola dan pegawai atau petugas juga harus negatif COVID-19 berdasarkan bukti hasil tes PCR/Rapid yang dilakukan pemilik atau dinas kesehatan setempat. Selain itu menggunakan masker, face shield dan sarung tangan selama beraktivitas.

Editor: Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com