Connect with us

KABAR SULUT

Fraksi PDIP minta kantor pemerintahan harus dijaga ekstra ketat

Published

on

Anggota DPRD Sulut Fraksi PDIP Berty Kapojos. (Foto: Istimewa)

MANADO, ZONAUTARA.com – Anggota DPRD Sulut Fraksi PDIP Berty Kapojos meminta pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan dan penjagaan ekstra ketat di semua fasilitas atau ataupun kantor pemerintah, pascabom bunuh diri di Medan, Rabu (13/11/2019).

Menurut dia, hal ini akan menjadi salah satu cara untuk mencegah agar tidak terjadi peristiwa yang bisa mengganggu stabilitas daerah dan ketidakamanan bagi masyarakat.

“Jangan kemudian pengawasan ketat hanya pada waktu-waktu tertentu saja, namun harus terus menerus. Jangan sampai lengah, agar aksi teror baru-baru ini tidak terjadi lagi,” kata politisi PDIP ini, Rabu (13/11/2019).

Lanjut dia, khusus di DPRD Sulut, Berty mengimbau kepada Sekretariat DPRD untuk melakukan pengawasan, termasuk terhadap media yang pos liputan di DPRD.

“Wajib dilengkapi dengan tanda pengenal,” katanya.

Seperti diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Medan. Serangan bom bunuh diri itu terjadi pada Rabu pagi, sekitar pukul 09.45 WIB. Ada enam orang yang menjadi korban pada peristiwa tersebut. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Beri Donasi

Zona Sulut

Bantu cegah virus corona, UNSRAT produksi masker APD dengan printer 3D

Unsrat juga memproduksi hand sanitizer dan tong cuci tangan.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado tidak tinggal diam saat pandemi covid-19 ini. Berbagai upaya diambil oleh UNSRAT untuk turut serta mencegah penularan virus corona.

Salah satunya dengan memproduksi berbagai barang kebutuhan baik yang diperlukan oleh tenaga medis maupun yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Deputi Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat Gustaf Mamangkey mengatakan kepada Zonautara.com bahwa salah satu yang sedang diproduksi oleh UNSRAT adalah produk masker untuk alat pelindung diri (APD).

“Masker untuk APD ini dibuat dengan bantuan printer 3D dan diproduksi oleh Tim Fakultas Teknik,” jelas Gustaf, Jumat (3/4/2020).

Adapun material masker dibuat dari bahan kaca untuk menghindari pancaran butir ludah secara langsung.

Selain masker untuk APD, Fakultas Teknik juga memproduksi tong cuci tangan dengan memperhitungkan kontaminasi pengguna.

Masker untuk APD yang diproduksi oleh Fakultas Teknik UNSRAT.

“Jadi tong cuci tangan itu kerannya dioperasikan dengan kaki, sehingga tak ada kontaminasi dengan tangan pengguna,” jelas Gustaf.

Tak mau ketinggalan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, juga memproduksi hand sanitizer.

Sementara itu Fakultas Kesehatan Masyarakat telah membentuk tim konsultasi online sekitar pandemik covid-19.

“Masyarakat luas dapat menghubungi nomor telepon yang ada, untuk berkonsultasi dengan tim UNSRAT,” kata Gustaf.

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com