Connect with us

KABAR SULUT

Fraksi PDIP minta kantor pemerintahan harus dijaga ekstra ketat

Published

on

Anggota DPRD Sulut Fraksi PDIP Berty Kapojos. (Foto: Istimewa)

MANADO, ZONAUTARA.com – Anggota DPRD Sulut Fraksi PDIP Berty Kapojos meminta pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan dan penjagaan ekstra ketat di semua fasilitas atau ataupun kantor pemerintah, pascabom bunuh diri di Medan, Rabu (13/11/2019).

Menurut dia, hal ini akan menjadi salah satu cara untuk mencegah agar tidak terjadi peristiwa yang bisa mengganggu stabilitas daerah dan ketidakamanan bagi masyarakat.

“Jangan kemudian pengawasan ketat hanya pada waktu-waktu tertentu saja, namun harus terus menerus. Jangan sampai lengah, agar aksi teror baru-baru ini tidak terjadi lagi,” kata politisi PDIP ini, Rabu (13/11/2019).

Lanjut dia, khusus di DPRD Sulut, Berty mengimbau kepada Sekretariat DPRD untuk melakukan pengawasan, termasuk terhadap media yang pos liputan di DPRD.

“Wajib dilengkapi dengan tanda pengenal,” katanya.

Seperti diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Medan. Serangan bom bunuh diri itu terjadi pada Rabu pagi, sekitar pukul 09.45 WIB. Ada enam orang yang menjadi korban pada peristiwa tersebut. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

ZONA DAERAH

Olly sebut WL getol perjuangkan penyelesaian masalah BPJS-RSGM

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comGubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey hadir dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-90 Rumah Sakit Gunung Maria (RSGM) Tomohon, Selasa (11/2/2020).

Gubernur pun dalam kesempatan itu turut menyaksikan secara langsung penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan RSGM.

Dalam sambutannya, Gubernur membeberkan sosok yang sangat peduli dengan penyelesaian masalah BPJS Kesehatan dan RSGM tersebut.

Olly menyebut, sosok yang getol menyuarakan penyelesaian masalah tersebut, yakni Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wenny Lumentut.

Menurut Olly, Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut ini bahkan tak pernah bosan memperjuangkan agar masalah BPJS Kesehatan dan RSGM itu bisa selesai dan kerjasama bisa kembali dilaksanakan.

“Beliau lapor ke saya, Rumah Sakit Gunung Maria ada masalah pak. Hari-hari. Nanti sampe klar, baku dapa, baku beres baru dia berhenti ba WA (nanti setelah ketemu dan beres, kemudian dia berhenti WA saya),” kata Olly yang disambut tepuk tangan seluruh pegawai dan undangan yang hadir.

Olly pun menyatakan, mantan Wakil Ketua DPRD Sulut itu patut diteladani.

Diketahui, sejak BPJS Kesehatan memutuskan untuk tidak melanjutkan kerjasama dengan RSGM pada 1 Januari 2020, Wenny Lumentut langsung turun tangan dengan memanggil pihak-pihak terkait.

Hingga pada akhirnya, Lumentut berhasil memfasilitasi para pihak ini bertemu langsung dengan Gubernur Sulut dan mendapatkan solusi untuk diselesaikan.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com