Connect with us

HEADLINE

34 negara batasi penerbangan ke China gara-gara virus corona

Sudah 638 orang tewas, 31.350 orang terjangkiti

Bagikan !

Published

on

zonautara.com
Ilustrasi situasi penerbangan. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

ZONAUTARA.COM – Virus corona terus menebar ancaman, meski perhatian dari berbagai negara ditujukan untuk mencegah penyebaran virus yang mematikan ini.

Pemerintah Indonesia tidak mau ketinggalan dalam mencegah virus yang bermula dari Wuhan di Provinsi Hubei, China ini menjangkiti penduduknya.

Salah satu langkah yang diambil Presiden Joko Widodo adalah penghentian sementara penerbangan dari dan ke China, agar dapat menahan penyebarannya lewat orang yang bepergian ke wilayah yang beresiko di China.

Selain Indonesia, ini 33 negara lainnya yang membatasi penerbangan ke China karena virus corona:

  • Australia
  • Kanada
  • Mesir
  • Finlandia
  • Perancis
  • Jerman
  • Hongkong
  • India
  • Israel
  • Italia
  • Jepang
  • Kenya
  • Mongolia
  • Maroko
  • Myanmar
  • Selandia Baru
  • Belanda
  • Korea Utara
  • Oman
  • Pakistan
  • Filipina
  • Qatar
  • Rusia
  • Rwanda
  • Singapura
  • Korea Selatan
  • Spanyol
  • Taiwan
  • Tanzania
  • Turkis
  • Inggris
  • Amerika Serikat
  • Vietnam

638 tewas

Dilansir dari data realtime orang yang terdampak virus corona, melalui website Coronavirus 2019-nCoV Global, hingga sabtu (8/2/2020) pukul 06.00 WIB, sudah ada 31.530 orang di seluruh dunia yang positif terjangkiti.

Dari jumlah itu sebanyak 638 orang tewas, dan 1.764 pasien bisa sembuh. Sampai dengan hari ini, belum ada pasien di Indonesia yang positif terjangkiti virus corona.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

HEADLINE

Sudah 2000 orang meninggal karena virus corona

Ada 1300 petugas medis yang terinfeksi, ratusan dalam kondisi kritis.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.COM– Wabah virus corona masih terus berlanjut. Hingga Rabu, 19 Februari 2020, pukul 09.00 WITA, website Coronavirus COVID-19 Global Cases menampilkan grafik yang terus meningkat.

Tercatat sudah ada 75.176 orang dari seluruh dunia yang terjangkit virus dengan nama resmi COVID-19 ini. Dari jumlah itu, yang terkonfirmasi meninggal dunia ada sebanyak 2.008 orang. Pasien yang sembuh juga terus meningkat, telah mencapai 14.417 orang.

China masih menjadi negara terbanyak korban virus corona. Di provinsi Hubei saja, ada 1.921 orang meninggal. Hubei merupakan wilayah pertama kali COVID-19 mewabah, tepatnya di Wuhan.

Dari 75 ribu lebih orang terjangkit itu, sebanyak 74.163 orang berada di daratan China. Sisanya tersebar di berbagai belahan dunia.

Pemerintah Indonesia telah mengkonfirmasi ada tiga warga negara Indonesia (WNI) yang positif terjangkit. Ketiga orang ini merupakan bagian dari 78 kru WNI yang bekerja di kapal pesiar Diamond Princess, yang sebelumnya dikarantina.

1.300 petugas medis terinfeksi

Otoritas kesehatan China telah mengumumkan resiko yang diterima petugas medis yang bekerja menangani pasien virus corona. Ada sebanyak 1.303 petugas medis telah didiagnosa atau diduga menderita penyakit ini.

Salah satu petugas medis yang menjadi korban adalah Liu Zhiming. Dia adalah kepala Rumah Sakit Wuchang di Wuhan, pusat wabah di China Tengah. Liu meninggal pada usia 50 tahun.

Liu telah didiagnosa sejak akhir Januari dan berada dalam kondisi kritis selama berhari-hari. Kematian Liu merupakan kasus kedua setelah petugas medis sebelumnya seorang perawat Liu Fan berusia 59 tahun meninggal pada Jumat pekan lalu.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China (CDC), ada sebanyak 1.080 petugas medis dari 1.303 yang terinfeksi itu berada di Wuhan, dan 191 orang diantaranya berada dalam kondisi parah atau kritis.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com