Connect with us

ZONA DAERAH

Ini yang dilakukan Wali Kota Eman saat rayakan HUT ke-53

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, Kamis (20/2/2020). Momen HUT di tanggal cantik ini pun Eman rayakan bersama masyarakat Kota Tomohon.

Berbagai aktivitas dilakukan orang nomor satu di Kota Tomohon saat merayakan rasa syukurnya atas ketambahan usia setahun.

Di awali dengan ibadah syukur pada pagi hari bersama keluarga dan para tokoh agama di kediamannya. Selanjutnya, suami dari Ibu Liliana Eman-Mokoginta ini kemudian mengikuti ibadah bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dalam rangka empat tahun kepemimpinan.

Di momen tersebut, Eman bersama Wakil Wali Kota (Wawali) Syerly Adelyn Sompotan pun turut meluncurkan berbagai program yang merupakan komitmen mereka untuk menjadikan Tomohon sebagai Smart City.

Eman pun turut meninjau Command Centre di Mal Pelayanan Publik Wale Kabasaran, untuk melihat implementas penerapan aplikasi Qlue.

Tak sampai di situ, usai peninjauan tersebut, Eman kemudian melanjutkan aktivitasnya dengan mengunjungi para penghuni Panti Asuhan Sayap Kasih Woloan.

Di tempat tersebut, Wali Kota berbagi kasih bersama penghuni yang adalah penyandang disabilitas atau keterbatasan fisik. Wali Kota Eman pun membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari para penghuni panti ini.

Bahkan, selain berbagi dengan anak panti, Eman pun turut berbagi kasih bersama dengan para lansia yang telah berusia antara 80 sampai 90 tahun yang menggambarkan kegembiraan dalam menjalani hidup ini. Selain itu, Wali Kota pun turut bersama-sama merayakan HUT dari oma Anna Eman ke-90 di Kelurahan Taratara Satu, Kecamatan Tomohon Barat.

Di sela-sela perayaan syukurnya itu, Eman pun melakukan kunjungan kerja di LPK Techno Jasa Mandiri – PT. Tomohon Tehnik Mandiri, di Kelurahan Kolongan.

Di mana, kunjungan kali ini merupakan kunjungan Wali Kota Tomohon yang pertama kalinya di perusahaan jasa pelatihan di bidang operator dan teknisi alat berat yang pertama dan satu-satunya di Sulawesi Utara (Sulut) dan terdaftar resmi di kota, provinsi sampai Kementerian Ketenagakerjaan RI ini.

Puncak perayaan syukur Wali Kota Tomohon ini pun diakhiri dengan ibadah syukur yang dilaksanakan di kediaman Wali Kota di Kelurahan Paslaten yang dihadiri para pejabat di jajaran Pemerintah Kota Tomohon, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Beri Donasi

Zona Sulut

Rumah Isolasi Covid-19 Sulut siap tampung 100 penghuni

Hingga Kamis 2 April belum ada ODP yang menjadi penghuni.

Bagikan !

Published

on

Rumah Isolasi Covid-19 di Maumbi, Minahasa Utara. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Sebuah langkah inisiatif diambil oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mencegah penularan virus corona, dengan menyediakan rumah isolasi bagi orang dalam pengawasan (ODP) terkait covid-19.

Rumah isolasi itu memanfaatkan fasilitas yang ada di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulut yang ada di Maumbi, Minahasa Utara.

Kasubag Umum BPSDM Sulut, Journal Humene ketika ditemui Zonautara.com di Rumah Isolasi Covid-19 mengatakan bahwa fasilitas yang ada sudah siap digunakan.

“Daya tampung yang ada sekarang bisa menampung 100 penghuni,” ujar Humene, Rabu (1/4/2020).

Menurut Humene, daya tampung itu bisa ditambah jika memang ODP yang dibawa ke fasilitas itu membludak.

Dari peninjauan Zonautara.com ke Rumah Isolaso Covid-19, gedung penginapan yang biasanya digunakan peserta pelatihan di BPSDM Sulut dirubah menjadi rumah isolasi.

Dalam gedung dua lantai itu, terdapat puluhan kamar yang nyaman, dilengkapi dengan pendingin ruangan, perabot, tempat tidur serta sejumlah fasilitas lainnya.

Baca pula: Sudah 3 positif corona di Sulut

Humene menjelaskan bahwa simulasi penanganan ODP yang akan dibawa ke Rumah Isolasi Covid-19 telah dilakukan berulang kali, untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan benar.

Semua ODP yang akan menghuni rumah isolasi tersebut akan melakukan isolasi mandiri dibawah pengawasan petugas.

“Saat ini setiap hari ada petugas jaga yang melakukan shift jaga terdiri dari satu atau dua orang dokter, perawat dan petugas lainnya,” kata Humene.

Meski hingga saat ini rumah isolasi tersebut belum satu pun penghuni ODP, tetapi Humene meyakinkan bahwa pihaknya sudah siap sepenuhnya.

Rekomendasi dokter

Juru Bicara Satgas Covid-19 Steaven Dandel saat ditemui terpisah mengatakan memang hingga saat ini belum ada yang menjadi penghuni rumah isolasi.

Fasilitas kamar isolasi yang ada di Rumah Isolasi Covid-19 Sulut. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

“ODP itu discreening oleh rumah sakit. Jadi orang-orang yang datang dari daerah dengan transmisi lokal, kalau dia bergejala akan berobat ke rumah sakit. Pihak rumah sakit kemudian yang akan menawarkan apakah mereka bersedia diisolasi di rumah isolasi. Tapi mungkin ada juga yang harus diendorse,” jelas Dandel.

Baca pula: Lolowang pastikan pasien positif corona di Tomohon tidak benar

Sesuai dengan buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, ODP adalah mereka yang memiliki gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut.

Selain itu, bisa juga orang sehat yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com