Connect with us

Zona Bolmong Raya

Jalur penghubung Bolmong-Gorontalo tak bisa dilalui

Jalur penghubung Bolmong-Gotontalo tak bisa dilalui

Bagikan !

Published

on

Foto: Marshal Datundungon

BOLMONG, ZONAUTARA,com – Banjir bandang yang menerjang Desa Domisil dan Desa Pangi, Kecamatan Sang Tombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (4/3/2020) juga mengakibatkan akses jalan penghubung Bolmong-Gorontalo jalur terputus.

Material berupa bebatuan besar disertai lumpur masih menutupi sejumlah titik di sepanjang kecamatan Sang Tombolang.

Baca juga: Banjir bandang terjang Bolmong, 1 balita tewas

Selain itu, informasi yang diperoleh, di Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) juga terdapat beberapa titik longsoran.

Bahkan, ada ruas jalan yang retak dan nyaris ambles.

Sejumlah alat berat masih berusaha membersihkan sisa-sisa longsoran.
Untuk itu, para pengguna jalan yang akan menuju Gorontalo dari Manado dan Kotamobagu atau sebaliknya, diminta untuk tak melewati Bolmong.

Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Bolaang, yang dipimpin langsung Kepolsek Bolaang, AKP A. W. Hudodo bersama segenap jajarannya telah memasang papan pengumuman tepatnya di simpang tiga Jembatan Kaiya, Kelurahan Inobonto I.

“Sebagai alternatifnya, para pengguna jalan tujuan Gorontalo atau sebaliknya bisa lewat jalur Bolmong Selatan,” ujar Kapolsek.

Di sisi lain, salah satu pengendara sepeda motor yang sempat ditemui wartawan di Jembatan Kaya mengaku dari Gorontalo dan melintasi wilayah terdampak longsor dan banjir.

“Kalau khusus untuk sepeda motor dan mobil ukuran kecil sebenarnya sudah bisa lewat. Tapi harus sabar menunggu macet yang cukup panjang. Saya saja sekitar empat jam antri baru bisa tembus. Kalau mobil besar memang sama sekali belum bisa lewat,” aku pria yang mengaku akan ke Manado.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

Zona Bolmong Raya

Nakes kontak erat dengan PDP, Poli bedah RSUD Bolmong tutup sementara

13 Nakes jalani karantina setelah kontak dengan PDP asal Bolmut

Bagikan !

Published

on

RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow. (Foto: Zonautara.com/Marshal D.)

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Pelayanan kesehatan pada poliklinik bedah dan tindakan operasi bedah umum di RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dihentikan untuk sementara waktu, terhitung mulai tanggal 27 April 2020.

Menurut Direktur RSUD Datoe Binangkang, Debby Kulo, penghentian pelayanan untuk sementara waktu itu lantaran 13 tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di ruang poliklinik bedah RSUD Datoe Binangkang mengalami kontak dengan pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19 asal Bolmong Utara (Bolmut).

“Karena itu, 13 nakes tersebut yang terdiri dari DPJP (dokter penanggung jawab pelayanan), dokter ruangan dan perawat, harus menjalani karantina atau isolasi mandiri selama 14 hari. Untuk pelaksanaan pelayanan kembali akan diinformasikan setelah semua tahapan karantina selesai dilaksanakan,” kata Debby, Rabu 29 April 2020.

Sebelumnya, RSUD Datoe Binangkang merawat pasien laki-laki 21 Tahun dari Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolmut. Yang kemudian dirujuk ke RSUD Kotamobagu pada 23 April 2020 dengan status PDP Covi-19 lantaran didiagnosa suspect pneumonia atau radang paru-paru dan suspect Covid-19.

Pasen akhirnya meninggal dunia di RSUD Kotamobagu pada Sabtu 25 April 2020, dan dimakamkan sesuai protokol Covid-19.

“Kita juga masih menunggu dulu hasil swab dari pasien ini. Semoga saja hasilnya negatif,” pungkas Debby.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com