Mereka produksi masker alternatif ditengah isu corona

Satu lusin masker dijual Rp 60 ribu kepada pengecer, yang menjualnya kembali seharga Rp 10 ribu per lembar. Meski soal higienitas masker produksi rumahan ini patut dipertanyakan, tapi paling tidak ini menjadi alternatif saat ketersediaan masker di apotek dan toko-toko habis.




ZONAUTARA.COM – Sejumlah pekerja dan penjahit di Shopping Center Manado berusaha berkelit dari sepinya orderan jasa menjahit akibat pembatasan aktivitas masyarakat ditengah krisis Corona, dengan memproduksi masker dari kain.

Dalam sehari rata-rata belasan penjahit di sini mampu memproduksi 300 lembar masker.

“Langsung habis, malah kami kewalahan,” ujar Salim, salah satu penjahit saat saya temui siang ini.

Satu lusin masker dijual Rp 60 ribu kepada pengecer, yang menjualnya kembali seharga Rp 10 ribu per lembar.

Meski soal higienitas masker produksi rumahan ini patut dipertanyakan, tapi paling tidak ini menjadi alternatif saat ketersediaan masker di apotek dan toko-toko habis.




Editor: Ronny Adolof Buol

Bekerja sebagai jurnalis lebih dari 20 tahun terakhir. Sebelum mendirikan Zonautara.com bekerja selama 8 tahun di Kompas.com. Selain menjadi jurnalis juga menjadi trainer untuk digital security, literasi digital, cek fakta dan trainer jurnalistik.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com