Connect with us

CARI TAHU

Dalam 30 hari mendatang diperkirakan ada 7,46 juta orang terjangkit covid-19

Pada 3 pekan kedepan, di Indonesia diperkirakan ada 22,9 ribu kasus positif.

Bagikan !

Published

on

A man wears a medical mask as a precaution against coronavirus at deserted Leicester Square in London, United Kingdom on March 23, 2020. Photo: AFP

ZONAUTARA.COM – Saat ini jumlah kasus positif terjangkit virus corona di dunia sudah mencapai angka 3,6 juta orang, dengan 251 ribu orang meninggal dunia.

Grafik pertumbuhan kasus positif belum juga melandai dan masih menunjukkan penambahan kasus yang signifikan terutama di Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa termasuk Rusia.

Sebuah situs yang mengambil data dari Johns Hopkins, membuat proyeksi pertumbuhan kasus positif dan jumlah kematian yang diprediksi akan terjadi beberapa hari kedepan.

Diakses pada Selasa (5/5) pukul 09.30 WITA, situs ini menghitung akan ada 4,19 juta orang terjangkit covid-19 di seluruh dunia pada tujuh hari mendatang, dan akan ada sekitar 5 juta orang yang terjangkit dua minggu mendatang.

Proyeksi yang menggunakan pertumbuhan data selang lima hari terakhir itu membuat model regresi eksponensial untuk membangun proyeksinya. Kurva pertumbuhan yang ditampilkan berubah seiring dengan laporan data dari Johns Hopkins.

Situs ini mengkalkulasi, pada 30 hari mendatang atau pada 5 Juni, total orang terjangkit covid-19 di seluruh dunia diperkirakan akan ada sebanyak 7.46 juta orang, dan 466,2 ribu orang meninggal dunia.

Prediksi ini mengindikasikan bahwa penularan virus corona belum bisa dihentikan dalam waktu dekat, jika upaya-upaya pencegahan penyebarannya tidak lebih diperketat.

Sumber: covid19projections.com, diakses pada 5 Mei pukul 09.30 WITA

Berapa proyeksi untuk Indonesia

Menariknya, situs ini bisa digunakan untuk melihat proyeksi di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Dari perhitungan regresi eksponensial mereka, jumlah kasus di Indonesia seminggu mendatang atau pada 12 Mei akan ada sebanyak 14,2 ribu kasus.

Untuk proyeksi 21 hari mendatang atau sekitar tanggal 26 Mei, diprediksi jumlah kasus di Indonesia mencapai 22,9 ribu kasus, dengan perkiraan kematian mencapai 1.280 orang meninggal.

Saat ini jumlah kasus di Indonesia sudah mencapai 11.587 kasus, dengan 864 kematian. Angka mortality rate di Indonesia ada pada angka 7.55 persen.

Bagikan !

CARI TAHU

Sudah rindu nge-mal dan nongkrong di kafe? Ini aturannya saat New Normal

Semuanya harus dijalankan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi dari Pexels.com

ZONAUTARA.com – Masa karantina berbulan-bulan membuat kita lupa bagaimana rasanya jalan-jalan di mal dan nongkrong di kafe bersama teman-teman.

Nah, kini pemerintah tengah menyiapkan New Normal agar warga bisa beraktifitas kembali tapi dengan mematuhi aturan atau protokol penanganan covid-19.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan aturan tentang pedoman tatanan normal baru (New Normal) produktif dan aman Coronavirus Disease 2019.

Di dalamnya mengatur protokol kegiatan untuk toko dan pusat komersial seperti pusat perbelanjaan, butik, supermarket, dan bank yang harus menetapkan jumlah maksimum orang yang bisa memasuki tempat tersebut.

Pusat perbelanjaan juga harus gencar-gencarnya mensosialisasikan transaksi online dan metode pembayaran tanpa uang tunai (cashless).

Pengelola mal harus membatasi jumlah orang yang masuk lift dan harus mulai memperbanyak mesin penjual makanan/minuman otomatis daripada mengoperasikan kafetaria. Hal tersebut bertujuan untuk untuk mengurangi kontak langsung.

Menerapkan aturan jarak fisik, dan semua fasilitas berjarak satu meter dan lebih disarankan dua meter. Dan juga tetap dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Selain pusat perbelanjaan, salon dan spa juga sudah diijinkan beroperasi. Tetapi para pegawai harus menggunakan masker dan sarung tangan. Harus sering-sering mencuci tangan dan membersihkan alat-alat mereka dengan cairan disinfektan.

Penerapan aturan juga berlaku untuk restorant dan kafe, dimana sesuai surat yang ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, pengunjung maksimal 40% dari jumlah kunjungan saat kondisi normal, dan jumlah para pengunjung harus dibatasi.

Pemeriksaan kontrol ketat di setiap pintu masuk dan keluar untuk mencegah terjadinya kerumunan sesuai dengan protokol kesehatan.

Pengelola dan pegawai atau petugas juga harus negatif COVID-19 berdasarkan bukti hasil tes PCR/Rapid yang dilakukan pemilik atau dinas kesehatan setempat. Selain itu menggunakan masker, face shield dan sarung tangan selama beraktivitas.

Editor: Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com