Connect with us

ZONA TERKINI

Banyak didapat dari rapid test, ini rincian 26 kasus baru corona pada 29 Juni

Terbanyak berasal dari Manado.

Bagikan !

Published

on

Ruang isolasi di RSUP Prof Kandou untuk merawat pasien covid-19. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA,COM – Hari ini, Senin (29/6/2020), kasus positif covid-19 di Sulut bertambah lagi.

Satgas Covid-19 Sulawesi Utara mengumumkan ada 26 kasus baru positif terkonfirmasi virus corona.

Penambahan 26 kasus baru positif itu membuat total secara akumulatif kasus positif di Sulawesi Utara menjadi 1.082 kasus.

Dari rincian yang disampaikan Satgas Covid-19 Sulut, 26 kasus positif yang diumumkan hari ini berasal dari Minahasa, Manado, Tomohon dan luar daerah.

Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

Kasus 1057, laki-laki, 56 tahun, asal Minahasa, KERT dengan Kasus 634.

Kasus 1058, laki-laki, 27 tahun, asal Minahasa, KERT dengan Kasus 634.

Kasus 1059, perempuan, 25 tahun, asal Minahasa, KERT dengan Kasus 634.

Kasus 1060, laki-laki, 27 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1061, laki-laki, 57 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1062, laki-laki, 53 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1063, perempuan, 46 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1064, perempuan, 34 tahun, asal Tomohon, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1065, laki-laki, 40 tahun, asal Minahasa, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1066, perempuan, 22 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1067, laki-laki, 21 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1068, laki-laki, 58 tahun, dari luar daerah yakni Maluku, pelaku perjalanan.

Kasus 1069, laki-laki, 57 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1070, perempuan, 21 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1071, laki-laki, 30 tahun asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1072, laki-laki, 27 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1073, laki-laki, 3 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1074, perempuan, 18 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1075, laki-laki, 32 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1076, perempuan, 22 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1077, perempuan, 31 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1078, laki-laki, 10 bulan, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1079, perempuan, 34 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1080, laki-laki, 29 tahun, asal Manado, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1081, perempuan, 19 tahun, asal Minahasa, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Kasus 1082, perempuan, 59 tahun, asal Minahasa, didapat dari skrining rapid test kemudian lanjut ke swab test.

Bagikan !

HEADLINE

Bendungan Kosinggolan dan Toraut meluap, sejumlah desa di Dumoga terendam banjir

Sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

Bagikan !

Published

on

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. (Foto: Doc BPBD Bolmong)

BOLMONG, ZONAUTARA.COM – Hujan yang terus mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air sungai meningkat.

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong mencatat, dari hasil assessment, Jumat 3 Juli 2020, sejumlah desa di wilayah Dumoga terendam banjir luapan.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana BPBD Bolmong, Abdul Muin Paputungan mengatakan, sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan luapan Sungai Ongkag Dumoga menjadi pemicu utama. Puluhan rumah warga tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 100 cm,” kata Abdul Muin.

Sementara itu, luapan Bendungan Toraut dan Kosinggolan menggenangi pemukiman warga di Desa Toraut, Desa Doloduo II, Desa Doloduo III, Desa Wangga Baru, Desa Kosio, Desa Dondomon Selatan, dan Desa Dondomon. Jalan Penghubung Desa Doloduo II dan Desa Toraut amblas akibat tergerus luapan sungai. Meski begitu, kondisi jalan masih bisa dilewati.

“Saat ini hujan mulai reda. Dan air mulai surut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pendataan dampak cakupan wilayah masih terus dilakukan. Masyarakat Desa Doloduo III saat ini sementara mendirikan pos siaga antisipasi kemungkinan sungai kembali meluap. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi masih berpotensi terjadi.

“Untuk wilayah Dumoga Bersatu hampir merata karena memang dataran rendah. Tapi rata-rata genangan terjadi akibat drainase yang buruk,” pungkasnya.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com