Connect with us

ZONA TERKINI

17 dari Sitaro, 9 dari Minsel, ini rincian 85 kasus baru corona di Sulut pada 30 Juli

Total kasus konfirmasi positif covid-19 secara akumulatif di Sulut sudah mencapai 2.500

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi swab test

MANADO, ZONAUTARA,COM – Kasus konfirmasi covid-19 di Sulawesi Utara terus bertambah, hingga Kamis (30/7/2020).

Hari ini, Satgas Covid-19 Sulawesi Utara mengumumkan ada 85 kasus baru positif terkonfirmasi virus corona.

Penambahan 85 kasus baru positif itu membuat total secara akumulatif kasus positif di Sulawesi Utara menjadi 2.500 kasus.

Dari rincian yang disampaikan Satgas Covid-19 Sulut, 87 kasus positif yang diumumkan hari ini berasal dari Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minut, Minsel, Sitaro dan Sangihe.

Kota Manado saat ini saban hari mencatat ada kasus baru positif. Kini Manado menjadi daerah tertinggi penyebaran kasus covid-19 di Sulut.

Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

No. KasusJenis KelamanUmurAsal
2416Perempuan48Kab. Minahasa Utara
2417Perempuan34Kota Manado
2418Laki laki19Kota Manado
2419Perempuan67Kota Manado
2420Laki laki60Kota Manado
2421Laki laki32Kab. Minahasa
2422Perempuan27Kab. Minahasa
2423Laki laki35Kota Bitung
2424Perempuan39Kota Bitung
2425Perempuan33Kota Bitung
2426Laki laki32Kab. Minahasa
2427Laki laki48Kota Bitung
2428Perempuan52Kota Bitung
2429Perempuan26Kab. Minahasa Selatan
2430Perempuan24Kota Bitung
2431Laki laki58Kab. Minahasa
2432Perempuan41Kab. Minahasa
2433Perempuan40Kab. Minahasa
2434Perempuan70Kab. Minahasa
2435Perempuan63Kab. Minahasa
2436Perempuan50Kab. Minahasa
2437Perempuan65Kab. Minahasa Selatan
2438Perempuan23Kab. Minahasa Selatan
2439Laki laki12Kab. Minahasa Selatan
2440Laki laki15Kab. Minahasa Selatan
2441Perempuan37Kab. Minahasa Selatan
2442Laki laki42Kab. Minahasa Selatan
2443Laki laki26Kab. Minahasa Selatan
2444Laki laki59WNA Berdomisili di Kab. Minahasa Selatan, Meninggal tgl 26 Juli 2020 di RS di Kota Manado dengan diagnosa Probable Covid 19 +Pneumonia dan Penurunan Kesadaran
2445Laki laki45Kab. Kepulauan Sangihe Meninggal Dunia tanggal26 Juli 2020 di RS di Kota Manado dengan Diagnosa Probable Covid19 +ARDS dan Hepatitis Reaktif
2446Perempuan20Kota Manado

Untuk kasus 2447 hingga kasus 2475 dapat dilihat pada link berikut.

Bagikan !

Pages: 1 2 3

Ekonomi dan Bisnis

Bangun kembali Indonesia lebih baik dengan memanfaatkan keuangan sosial syariah dan filantropi

Proyek ini juga memungkinkan warga desa memperoleh keterampilan baru.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.COM – United Nations Development Programme (UNDP) bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), PT Principal Asset Management (Principal), dan PT Ammana Fintek Syariah (Ammana) meluncurkan kemitraan baru untuk mendukung pemulihan COVID-19 dan pembangunan ekonomi untuk masyarkat rentan di Indonesia.

Kemitraan ini merupakan bagian dari respons sosial-ekonomi UNDP terhadap COVID-19 di Indonesia yang bekerja sama dengan pemerintah, sektor swasta, mitra pembangunan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kemitraan ini bertolak dari keberhasilan proyek UNDP-BAZNAS yang membangun lima pembangkit listrik mikrohidro untuk menyediakan listrik yang sangat dibutuhkan bagi lebih dari 4.000 penduduk miskin di daerah terpencil di Jambi.

Kemitraan yang ditandatangani pada 6 Agustus 2020 di Principal Institute memungkinkan replikasi sinergi tersebut dan akan  menyediakan program pemulihan bencana kepada sekitar 10.000 orang di desa Sambil Elen, Lombok dan desa Tuva di Sulawesi Tengah.

Selain itu, kemitraan ini juga akan berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya yang terkait dengan kemiskinan, ketimpangan, dan energi.

Memorandum of Understanding yang baru ditandatangani akan membantu pemanfaatan dana filantropi Islam dan fintech syariah.

Dengan akses ke energi, penduduk di desa-desa tersebut akan dapat mengolah komoditas lokal, seperti kopi, jambu mete, madu, dan karet, menjadi produk jadi untuk dijual.

Proyek ini juga memungkinkan warga desa memperoleh keterampilan baru, yaitu meningkatkan produksi tanaman dan memelihara perkebunan untuk bisnis yang tangguh dan berkelanjutan, yang berfokus pada komoditas lokal.

“Program kerjasama BAZNAS dan UNDP untuk memanfaatkan potensi zakat dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, sebelumnya telah diresmikan pada penandatanganan MoU tahun 2017 lalu. Tambahan kolaborasi dari PT Principal Asset Management dan PT Ammana Fintek Syariah tentunya akan semakin memperkuat program kita dan akan lebih banyak lagi masyarakat terdampak pandemi dapat terbantu nantinya,” ujar Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo.

“Pandemi COVID-19 memiliki dampak social-ekonomi yang destruktif. Situasti ini menambah tantangan pemulihan dan pembangunan pada masyarakat yang rentan atau menderita dari bencana alam baru-baru ini. UNDP berkomitmen membantu membangun kehidupan yang lebih baik bagi orang-orang yang terkena dampak. Inilah yang akan kita lakukan melalui kerangka kemitraan baru ini.” Kata Christophe Bahuet, Kepala Perwakilan UNDP.

Pemanfaatan ekonomi lokal akan memberikan peluang bagi mereka yang terdampak pandemi, untuk membangun kembali dengan lebih baik (dengan prinsip Build Back Better).

“Principal, sebagai perusahaan aset manajemen pertama yang berkolaborasi dengan UNDP sebagai mitra, percaya bahwa kerja sama ini akan berkontribusi dalam mencapai SDGs dan memberikan dampak signifikan kepada masyarakat,” ujar Agung Budiono, CEO Principal.

“Principal dan UNDP memiliki misi yang sama, tidak hanya untuk menciptakan dampak positif dalam aspek sosio-ekonomi dan lingkungan, tetapi juga untuk menginspirasi masyarakat, investor, pelaku bisnis, dan pihak lainnya di Indonesia untuk mendukung pencapaian SDGs dengan melibatkan lebih banyak upaya filantrofi,” tambah Agung.

“Karena SDGs sangat sejalan dengan nilai Ekonomi Islam dan pasca-pandemi memberikan urgensi dalam pendanaan yang etis dan digital untuk pemulihan ekonomi, Ammana sebagai fintech P2P Syariah mengeksekusi respons bersama dengan UNDP dan BAZNAS untuk mengambil peran itu,” terang Lutfi Adhiansyah, CEO Ammana Fintek Syariah.

Kemitraan ini dilaksanakan melalui Innovative Finacing Lab UNDP dengan tujuan meningkatkan dan memanfaatkan keuangan social, seperti zakat dan hibah mikro yang ditargetkan melalui perusahan fintech untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com