Ustad Abu Janda minta KPAI lebih perhatikan anak-anak yang kibarkan bendera teroris

Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Merdeka Sirait menjadi penicunya.

Penulis: Gitta Waloni

ZONAUTARA.com – Topik pembicaraan tentang kata anjay sedang ramai di kalangan netizen Indonesia semenjak munculnya berita yang mempermasalahkan penggunaan kata tersebut dapat berpotensi dipidanakan.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Merdeka Sirait menjadi penicunya.

“Kata anjay merupakan salah satu bentuk kekerasan yang mengarah pada bullying dan dapat berujung pidana,” kata Aris.

Semenjak statement ini keluar banyak kalangan mulai mempermasalahkan hal ini, mulai dari kalangan selebritas, komedian, sampai para influencer media sosial.

Salah satunya yang biasa dikenal sebagai ustad Abu Janda. Lewat akun instagramnya @permadiaktivis2, ia membagikan konten video yang memrotes KPAI.




https://www.instagram.com/p/CEgGHoLBNXk/?utm_source=ig_web_copy_link

“Tuh anak kecil dieksploitasi, dipaksa ikut aksi disuruh kibarin bendera teroris pula,” kata Abu Janda dalam video unggahannya.

Tak hanya itu. Ia pun menambahkan keterlibatan anak-anak yang memakai atribut teroris dalam video unggahannya ini.

“Tuh anak kecil ikut aksi panas-panasan, disuruh pake bandana teroris pula,” ujarnya.

Dalam video yang berdurasi 1 menit ini ia menyindir KPAI yang selama ini dinilainya lalai dalam menangani kasus anak-anak yang ikut dalam kegiatan mengandung unsur terorisme, padahal kegiatan ini menurutnya dapat mengancam keutuhan NKRI nantinya.

“Giliran yang mengancam NKRI ini begini diam seribu bahasa,” tambahnya.

Follow:
Memulai karis jurnalistik saat turun meliput bencana Gempa dan Tsunami di Palu, dan hadir di beberapa liputan bencana besar lainnya. Selama Pilkada 2024 aktif meliput Pilgub Sulut
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com