ZONAUTARA.com – Akibat tingginya kasus Covid-19 di Kota Manado, pelaksanaan wisuda Politeknik Negeri Manado hanya digelar secara dalam jaringan (daring) atau online. Direktur Politeknik Negeri Manado Maryke Alelo tak berani mengambil resiko jika wisuda dilaksanakan secara tatap muka oleh pihak kampus bersama wisudawan dan orang tua wisudawan.

“Jadi wisuda kemarin Selasa 22 Desember 2020 digelar daring yang diatur setiap jurusan,” kata Maryke, Rabu ( 23/12/2020).

Ia menyebutkan alasan kenapa pihak kampus memutuskan wisuda daring. Pertama, karena tidak diijinkan Satgas Covid-19 Sulut dan kepolisian.

“Saya mencoba menanyakan kepada Satgas Covid-19 Sulut, kenapa universitas lain bisa wisuda tatap muka, sedangkan kami tidak. Mereka menjawab tidak tahu, katanya tidak ada ijin. Universitas yang melakukan wisuda tatap muka akan dipanggil pimpinannya,” tuturnya.

Maryke pun menambahkan, bagi wisudawan jangan kuatir tentang seremoni pemindahan tali toga.

“Nanti kalau covid sudah mulai turun kita buat acara sendiri pemindahan tali toga. Entah kapan itu, kita tunggu saja,” ujarnya.

Menurutnya, Satgas Covid-19 Sulut meminta kampus melakukan wisuda daring mengingat peningkatan pasien Covid-19 semakin tinggi di Kota Manado yang sudah masuk zona merah.

“Yang kita sayangkan adalah keluarga, sebagai pimpinan tidak mau ambil resiko. Buat anak-anakku tetap semangat, covid bukan jadi penghalang untuk kita meraih kesuksesan,” pesan Maryke.

Peliput: Meikel Pontolondo/barta1.com




=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id