Akibat pandemi warga Talaud dilarang gelar tradisi mabaris’sa

Beragam tanggapan bermunculan dari masyarakat.

Media Sindikasi
Penulis: Media Sindikasi

TALAUD, ZONAUTARA.com – Anjuran pemerintah dan pihak kepolisian untuk tidak melakukan arak-arakan dan pesta kembang api saat perayaan Natal mendapat beragam tanggapan masyarakat.

Masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud biasanya ketika Natal dan Tahun Baru merayakan dengan tradisi Mabaris’sa, mabare, mabari, ware (bahasa lokal Talaud) atau berbaris yaitu arak-arakan sambil menari berkeliling desa dengan iringan musik.

Dengan adanya anjuran Pemerintah tersebut membuat perayaan hari raya kali ini berbeda dan nampak sunyi. Hal ini memunculkan beragam komentar dan luapan ekspresi masyarakat. Selain tanggapan positif, luapan ekspresi kecewa dari masyarakat kini bermunculan karena menurut mereka dengan adanya anjuran Pemerintah ini maka perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini tidak memiliki makna.

Kepala Desa Laluhe, Rudyanto Liunsanda, meminta agar warga masyarakat Desa Laluhe tetap tenang dan tidak melanggar anjuran pemerintah.

“Masyarakat Desa Laluhe harus tenang dan berpikiran positif. Mari kita patuhi anjuran pemerintah,” ujar Liunsanda, Sabtu (26/12/2020).




Ia menambahkan, tidak ada sedikitpun kesengajaan pemerintah untuk melakukan hal itu. Tetapi semua demi keselamatan kita dari pandemi Covid-19.

“Bukan disengaja atau tidak menghargai tradisi masyarakat Talaud,” ungkap Liunsanda.

Dirinya mengimbau masyarakat Desa Laluhe tetap mematuhi anjuran pemerintah dan melakukan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

“Masyarakatku sekalian tetaplah mematuhi anjuran pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Jangan pandang enteng karena Covid-19 tidak mengenal saudara, jabatan dan pangkat apa yang kita miliki,” jelas Liunsanda.

Lebih lanjut lagi, Liunsanda menerangkan, dirinya bersama perangkat desa terus melakukan sosialisasi tentang anjuran pemerintah untuk pencegahan penyebararan Covid-19.

Peliput: Evan Taarae

Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com