ZONAUTARA.com – Pemerintah RI telah mendatangkan 3 juta vaksin virus corona. Kedatangan 3 juta vaksin itu dibagi dalam dua tahap. Tahap kedua kedatangan vaksin virus corona merk Sinovac itu berlangsung pada Kamis (31/12/2020).
Sebanyak 1,8 juta vaksin virus corona Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta yang diangkut dengan pesawat Garuda. Sebelumnya 1,2 juta vaksin Sinovac sudah tiba lebih dulu.
Dengan kedatangan 3 juta vaksin itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) siap memulai program vaksinasi virus corona kepada penerima prioritas.
Diakses dari situs Sekretariat Kabinet RI, Kemenkes telah mengirimkan Short Message Service (SMS) blast secara serentak kepada seluruh penerima vaksin Covid-19 yang telah terdaftar pada tahap pertama.
SMS blast itu mulai dikirimkan pada Kamis (31/12/2020).
Kemenkes melakukan program ini melalui aturan yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), yang ditetapkan oleh Menteri Gunadi Sadikin pada tanggal 28 Desember 2020.
Adapun sasaran penerima SMS, adalah mereka yang namanya telah terdaftar dalam Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
“Sasaran dari SMS Blast ini adalah masyarakat kelompok prioritas penerima vaksin COVID-19,” kata Menkes.
Menkes menegaskan bahwa bagi masyarakat yang menerima SMS maka wajib mengikuti program vaksinasi COVID-19 sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
“Masyarakat yang mendapatkan pemberitahuan melalui Short Message Service (SMS) Blast wajib mengikuti pelaksanaan vaksinasi COVID-19,” tuturnya.
Namun demikian, pemerintah memberikan pengecualian bagi masyarakat yang tidak memenuhi kriteria penerima vaksin COVID-19 sesuai dengan indikasi vaksin COVID-19 yang tersedia.

