Pemprov DKI Jakarta khawatir dengan angka kematian Covid-19 dalam 2 pekan terakhir

Jakarta juga mengalami peningkatan kasus aktif dalam dua pekan terakhir

Redaksi ZU
Penulis: Redaksi ZU
Suasana pemakaman pasien COVID yang meninggal, di TPU Pondok Ranggon, Jakarta. (Foto: Rengga Sancaya)

ZONAUTARA.com – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di DKI Jakarta masih terus dilanjutkan hingga 17 Januari 2021. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempertimbangkan banyak hal dalam kebijakan PSBB transisi itu.

Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah tingginya tingkat mortalitas atau angka kematian pasien Covid-19, terutama dalam dua pekan terakhir.

Pada 20 Desember jumlah kematian akibat virus corona di DKI Jakarta sebanyak 3.087 orang. Hanya dalam dua pekan jumlah itu meningkat menjadi 3.334 orang, atau bertambah 247 kasus kematian.

DKI Jakarta memang selalu menjadi daerah yang paling banyak menyumbang jumlah kasus harian Covid-19 setiap kali Kementerian Kesehatan RI mengupdate data perkembangan Covid-19.

“Tingkat mortalitas akibat Covid-19 juga terbilang mengkhawatirkan karena ada penambahan signifikan terhadap angka kematian akibat COVID-19, jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti dikutip dari detik.com, Senin (4/1/2021). 




Tak hanya itu, ia mengatakan kasus Corona aktif di Jakarta juga mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir. Ia mengatakan ada penambahan sebesar 18 persen kasus aktif Corona di DKI.

“Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, persentase pertambahan total kasus aktif terkonfirmasi positif menunjukkan tren kenaikan. Per 2 Januari 2021, kasus aktif di Jakarta mencapai 15.471 kasus, meningkat 18% dari dua pekan sebelumnya yakni 13.066 kasus pada 20 Desember 2020,” ujarnya.

Ia menilai kenaikan persentase kasus aktif ini harus diwaspadai terlebih pasca libur Natal dan Tahun Baru. Untuk itu, ia mengatakan Pemprov DKI memperpanjang masa PSBB transisi hingga 17 Januari 2021.

“Di mana pada perpanjangan PSBB Masa Transisi kali ini fokus Pemprov DKI yakni menekan penambahan kasus, salah satunya yang diakibatkan libur Natal dan Tahun Baru 2021,” tuturnya.

TAGGED:
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com