ZONAUTARA.COM — Harga minyak dunia menguat pada Kamis (02/09/2021), waktu Amerika Serikat (AS). Hal tersebut ditopang oleh penurunan pasokan minyak mentah AS. Namun, dengan adanya kebijakan pembatasan produksi OPEC, penguatan tersebut sedikit tertahan.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober naik US$1,40 menjadi US$69,99 per barel di New York Mercantile Exchange, dilansir dari Antara, Jumat (03/09/2021).

Kemudian, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November, naik dari US$1,44 menjadi US$73,03 per barel, di London ICE Futures Exchange.

Kenaikan harga minyak acuan berasal dari penurunan pasokan minyak mentah AS. Badan Informasi Energi AS (EIA) menyebut, persediaan minyak mentah AS jatuh 7,2 juta barel selama pekan, yang berakhir 27 Agustus.

Menurut EIA, total persediaan bensin meningkat 1,3 juta barel pekan lalu, sedangkan persediaan bahan bakar sulingan turun 1,7 juta barel.

Meningkatnya penyebaran kasus covid-19 juga membatasi permintaan minyak di AS, dalam beberapa minggu mendatang.

Sementara itu, para pedagang terus mencerna keputusan minyak utama tentang kebijakan produksi.

OPEC dan sekutunya (OPEC+) sepakat untuk melanjutkan penambahan produksi bulanan sebesar 400 ribu barel per hari.

Analis Energi Commerzbank Research, Carsten Fristch menyampaikan bahwa, OPEC+ masih yakin, pasar minyak akan tetap kekurangan pasokan hingga akhir tahun.

“Karena meningkatnya permintaan dan karena itu akan membutuhkan pasokan tambahan,” pungkasnya.