ZONAUTARA.COM — Leani Ratri Oktila, satu-satunya atlet perwakilan Indonesia yang memenangkan medali Paralimpiade Tokyo dan mendapat bonus fantastis dari pemerintah.

Bonus yang diterima Leani pada Jumat (17/09/2021) pagi sebesar 13,5 miliar. Tentu bonus tersebut sebanding dengan kerja keras dan usaha Leani untuk memenangkan medali.

Tak hanya Leani, sejumlah atlet lain serta pelatih juga menerima bonus dari pemerintah dengan nominal yang berbeda-beda.

Sementara, agenda pemberian bonus tersebut digelar di Istana Negara dan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintahan.

Beberapa pejabat yang hadir dalam agenda tersebut diantaranya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, Ketua NPC, para atlet, dan para pelatih. Acara dibuka oleh Zainudin Amali dalam penyambutan.

“Kami laporkan, Indonesia membawa 23 atlet dan mengikuti 7 cabang olahraga,” ucap Zainudin Amali saat melaporkan data Paralimpiade, dikutip dari siaran daring.

Para bulu tangkis menjadi olahraga nomor satu yang banyak menghasilkan medali. Dari 9 medali yang diraih, 6 medali diraih oleh para bulu tangkis.

Sedangkan Leani berhasil merebut tiga medali sekaligus pada cabang olahraga para bulu tangkis dalam tiga sektor berbeda. Emas pertama ia hasilkan pada sektor ganda putri bersama Kalimatus Sadiyah.

Tidak hanya main ganda, Leani Ratri Oktila pun turun dalam sektor tunggal putri. Ia berhasil melaju hingga final dan mendapatkan perak. Sektor terakhir yang ia pertandingkan di final Paralimpiade yaitu sektor ganda campuran, berpasangan dengan Hary Susanto, Leani pun kembali rebut emas untuk Indonesia.

Menpora menegaskan, saat ini pemerintah telah memberikan pembinaan yang setara bagi para atlet non difabel maupun difabel, serta akan memfasilitasi dengan cara yang sama.

Dengan hasil yang membanggakan Indonesia, Leani pun menjadi atlet dengan penerima bonus pemerintah terbesar di Olimpiade/Paralimpiade Tokyo 2020.

Berikut daftar Paralimpian yang mendapatkan bonus:

Leani Ratri Oktila – Emas (2), Perak(1) – 13,5 miliar
Kalimatus Sadiyah – Emas – 5,5 miliar
Hary Susanto – Emas – 5,5 miliar
Ni Nengah Widiasih – Perak – 2,5 miliar
Dheva Anrimurti – Perak – 2,5 miliar
Saptoyoga Purnomo – Perunggu – 1,5 miliar
David Jacobs – Perunggu -1,5 miliar
Suryo Nugroho – Perunggu – 1,5 miliar
Fredy Setiawan – Perunggu – 1,5 miliar
Serta para atlet non medali masing-masing Rp 100 juta.

Diketahui, sebelumnya pemerintah menjanjikan besaran bonus pada atlet Paralimpiade setara dengan atlet Olimpiade. Berikut besaran hadiahnya:

Emas 5,5 miliar
Perak 2,5 miliar
Perunggu 1 miliar
Atlet Non Medali 100 juta
Para pelatih (tidak disebutkan nominal)