ZONAUTARA.com – Basarnas Manado bersama unsur lainnya terus melakukan upaya pencarian terhadap bocah yang hanyut terbawa arus selokan di Manado, Kamis (23/9/2021).

Anak kecil yang menjadi korban hanyut itu diketahui bernama Aguero Ondang, yang baru berusia 2 tahun. Aguero merupakan warga Lingkungan 5, Kelurahan Banjer, Tikala.

Tim SAR pada hari ketiga upaya pencarian ini memperlebar area pencarian hingga ke sekitar Jembatan Megawati sampai ke muara sungai di Pelabuhan Manado.

Pencarian korban kali ini dibagi menjadi tiga titik, dan dipantau langsung Kepala Sub Bagian Umum Basarnas Manado Jendry S. Paendong, S.E.

Dengan perahu karet, tim yang berada di titik pencarian Jembatan Megawati mencopa menyisir tepi sungai dan mengikuti arah arus.

Operasi SAR pencarian bocah hanyut di Manado. (Foto: Zonautara.com/Tonny Rarung)

“Kami tetap akan bekerja keras dengan mengedepankan SOP dalam pencarian ini, semoga mendapatkan hasil yang maksimal,” tutur Jendry.

Jendry juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak mudah menyebarkan informasi di media sosial, tanpa ada penjelasam resmi dari sumber yang dapat dipercaya.

“Jangan membuat postingan yang tak sesuai kondisi di lapangan,” imbau Jendry.

Adapun unsur SAR yang bergabung dalam pencarian ini yakni dari RAPI, BPBD dan pihak Polairut.



=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id