ZONAUTARA.COM- Pemerintah telah memutuskan untuk memulai kembali pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah dengan beberapa ketentuan. Namun yang paling utama ialah dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pendidikan edukasi mengenai protokol kesehatan akan lebih efektif apabila dimulai dari sekolah. Anak-anak cenderung lebih mudah untuk dikontrol dan diarahkan.

“Jadi sebetulnya pendidikan edukasi kepada nasyarakat itu akan lebih efektif kalau dimulai dari sekolah. Harapannya, anak-anak kemudian bisa memberikan inspirasi kepada orang tua di rumah agar mereka juga mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

“Mari kita jadikan edukasi protokol kesehatan ini justru melalui anak-anak sekolah. Saya kira sangat bagus,” timpal Muhadjir.

Kendati demikian, kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut, sebelum memulai atau menambah jumlah peserta PTM lebih dahulu harus berkonsultasi dengan Satgas Covid-19 di masing-masing provinsi dan daerah. Selain itu, harus tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat.

Sementara itu pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Bolaang Mongondow Utar (Bolmut) Bupati Depri Pontoh mengimbau dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas harus mengikuti persyaratan-persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Serta dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat dan disiplin selama jam pembelajaran dilaksanakan sampai dengan jam pembelajaran selesai.

“Saya berharap kepada para guru untuk dapat mengawasi para murid pada waktu jam belajar disekolah dengan sangat ketat dan disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.