MarkPlus Institute dorong generasi muda Manado kuasai AI sebagai jalan ninja menuju dunia kerja

Redaksi Tekno
Penulis: Redaksi Tekno
Editor: Redaktur
Pembukaan Manado Marketing Festival 2025 di Manado, Senin (1/9/2025). Acara ini mengangkat tema “Jalan Ninja Mahasiswa: Cepet Lulus dan Kerja Pakai AI” yang dirancang khusus membekali mahasiswa menghadapi dunia kerja dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan.

ZONAUTARA.com – MarkPlus Institute resmi membuka Manado Marketing Festival 2025, yang merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Marketing Festival (IMF) 2025.

Mengusung tema unik sekaligus relevan, “Jalan Ninja Mahasiswa: Cepet Lulus dan Kerja Pakai AI”, acara ini dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai strategi percepatan studi sekaligus persiapan karier.

Giovanni Alexander, Senior Manager MarkPlus Institute, menegaskan bahwa kesuksesan mahasiswa tidak semata bergantung pada nilai akademis. Ia memperkenalkan konsep empat segel kesuksesan, yakni Employability, Machine, Character, dan Credibility.

Keempat elemen tersebut diyakini mampu membuat mahasiswa lebih menarik di mata perekrut, menguasai teknologi digital, membangun personal branding, sekaligus menjaga reputasi profesional.

“Setiap mahasiswa perlu mengenali kecenderungan dirinya, apakah lebih condong ke sisi kreatif atau analitis. Pemahaman ini membantu strategi belajar dan karier agar lebih terarah,” jelas Giovanni.




Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan aplikasi berbasis AI seperti ChatGPT, Perplexity, Gamma, Grammarly, Kickresume, hingga Notion sebagai pendukung utama dalam belajar dan bekerja.

MarkPlus Institute dorong generasi muda Manado kuasai AI sebagai jalan ninja menuju dunia kerja
Mengusung tema unik sekaligus relevan, “Jalan Ninja Mahasiswa: Cepet Lulus dan Kerja Pakai AI” MarkPlus Institute resmi membuka Manado Marketing Festival 2025.

Menambahkan perspektif keberlanjutan, Muhammad Pradytio, Project Officer Diplomat Success Challenge (DSC) sekaligus Founder Impala Network, mengingatkan bahwa meski AI mampu menghasilkan ribuan kampanye instan, marketing tetap harus dijaga agar tidak kehilangan aspek “manusia” dan berorientasi pada dampak jangka panjang.

“Dalam bisnis, kita mungkin tak bisa mengendalikan cuaca buruk atau hadirnya kompetitor baru, tetapi kita bisa mempengaruhi loyalitas pelanggan lewat pengalaman dan promosi, serta sepenuhnya mengontrol kualitas rasa dan pelayanan setiap hari. Prinsip ini juga berlaku di era AI agar marketing tetap relevan, bernilai, dan berkelanjutan,” ujar Pradytio.

Dalam paparannya, Pradytio menekankan tiga prinsip utama: mengendalikan kualitas pengalaman pelanggan, memastikan pesan tetap relevan dengan kebutuhan audiens, serta membangun influence dari pemahaman diri dan purpose yang jelas. Sebagai panduan praktis, ia memperkenalkan framework SUSTAIN: Set clear goals, Use AI responsibly, Simplify messaging, Track impact, Align stakeholders, Innovate, dan Nurture community.

Dengan kombinasi wawasan teknologi dan nilai keberlanjutan, Manado Marketing Festival 2025 hadir bukan hanya sebagai perayaan tren AI, tetapi juga sebagai panduan nyata bagi mahasiswa dan praktisi untuk meraih kesuksesan di dunia yang semakin kompetitif.

Tentang MCorp

MCorp adalah perusahaan konsultansi pemasaran terdepan di Indonesia yang telah berkiprah sejak tahun 1990. Dengan fokus pada inovasi, riset, dan pengembangan sumber daya manusia, MCorp berkomitmen mendorong kemajuan dunia bisnis melalui pendekatan pemasaran yang strategis dan berdampak.

Melalui MarkPlus, Inc., MarkPlus Institute, dan Marketeers, MCorp menjadi mitra terpercaya bagi perusahaan, pemerintah, dan komunitas bisnis dalam menghadapi era transformasi digital dan ekonomi berkelanjutan.

Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com