Kenapa kapasitas hard disk dan RAM sering “berkurang”? Mengenal perbedaan GB dan GiB

Editor: Redaktur
Ilustrasi digenerate dengan AI

ZONAUTARA.com – Pernahkah Anda membeli hard disk 500 GB, tapi saat dicolok ke laptop kapasitasnya hanya terbaca sekitar 465 GB?
Atau melihat RAM yang diiklankan 8 GB, tetapi di komputer terbaca angka yang sedikit berbeda?

Banyak orang langsung curiga: “Wah, apakah ada kapasitas yang hilang?”
Jawabannya: tidak. Data Anda tidak hilang, hanya cara menghitungnya saja yang berbeda.

Dua cara menghitung data: Desimal vs Biner

Di dunia teknologi, ada dua “bahasa” untuk menghitung ukuran data:

  1. Sistem Desimal (basis 10)
    • Inilah sistem yang kita pakai sehari-hari: 1 kilogram = 1000 gram, 1 kilometer = 1000 meter.
    • Dalam sistem ini, 1 GB (Gigabyte) = 1.000.000.000 byte.
    • Produsen hard disk, SSD, dan flash drive lebih suka memakai sistem ini karena kapasitasnya terlihat lebih besar di kemasan.
  2. Sistem Biner (basis 2)
    • Komputer tidak berpikir dengan angka 10, melainkan dengan angka 2 (0 dan 1).
    • Maka, dalam sistem ini 1 GiB (Gibibyte) = 1.073.741.824 byte.
    • Sistem operasi seperti Windows atau Linux biasanya menampilkan ukuran dengan cara ini, karena lebih sesuai dengan cara komputer bekerja.

Bedanya seperti apa?

Kalau kita bandingkan langsung:

  • 1 GB = 1.000.000.000 byte
  • 1 GiB = 1.073.741.824 byte

Artinya, 1 GiB sedikit lebih besar daripada 1 GB. Selisihnya sekitar 7%.




Nah, inilah penyebab kenapa ketika Anda membeli hard disk 500 GB, komputer hanya menampilkan sekitar 465 “GB” (sebenarnya GiB).

Analogi gampangnya:
Bayangkan ada dua gelas yang sama-sama diberi label “1 liter”.

  • Gelas pertama diisi dengan 1.000 ml air (versi desimal, GB).
  • Gelas kedua diisi dengan 1.073 ml air (versi biner, GiB).

Sekilas sama, tapi ketika Anda menuangkan isi gelas, ternyata hasilnya berbeda.

Contoh dalam kehidupan Sehari-hari

  • Hard Disk / SSD
    Produsen memakai satuan GB (desimal), jadi kapasitas terlihat besar. Tapi begitu dipasang di komputer, sistem operasi menghitung dengan GiB (biner), sehingga angka di layar terlihat lebih kecil.
  • RAM
    Umumnya ditulis 8 GB di brosur. Namun komputer membacanya sebagai 8 GiB, jadi kapasitasnya tampil sesuai “cara berpikir” komputer.

Visual perbandingan

📊 Bayangkan ada dua batang grafik:

  • Batang pertama berhenti di 1 miliar byte (GB).
  • Batang kedua lebih tinggi, sampai 1,07 miliar byte (GiB).
hard disk

Perbedaan kecil inilah yang membuat kita merasa kapasitas penyimpanan “hilang”, padahal sebenarnya tidak.

Kenapa penting tahu bedanya?

  • Supaya tidak kaget atau merasa ditipu saat kapasitas perangkat penyimpanan terlihat lebih kecil.
  • Agar bisa lebih paham spesifikasi perangkat: mana yang dihitung dengan desimal, mana yang dengan biner.
  • Dan tentu saja, biar kita bisa menjelaskan ke teman atau keluarga yang mungkin heran kenapa “GB-nya hilang”.

Kesimpulan

  • GB (Gigabyte) → sistem desimal (basis 10), dipakai produsen perangkat.
  • GiB (Gibibyte) → sistem biner (basis 2), dipakai komputer.
  • Perbedaan sekitar 7% ini normal dan bukan kesalahan.

Jadi, lain kali kalau melihat kapasitas penyimpanan berkurang, Anda sudah tahu: bukan datanya yang hilang, hanya cara menghitungnya saja yang berbeda. 😉

Bekerja sebagai jurnalis lebih dari 20 tahun terakhir. Sebelum mendirikan Zonautara.com bekerja selama 8 tahun di Kompas.com. Selain menjadi jurnalis juga menjadi trainer untuk digital security, literasi digital, cek fakta dan trainer jurnalistik.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com