ZONAUTARA.com—Wakil Bupati Bolmong Selatan (Bolsel), Deddy Abdul Hamid, menegaskan bahwa pembangunan RSUD Bolsel bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah daerah menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Wabup Deddy usai mengikuti rapat evaluasi pembangunan PHTC RSUD Bolsel yang digelar secara virtual oleh Kementerian Kesehatan RI, Kamis (16/10/2025).
Rapat yang diikuti dari Ruang Berkah Kantor Bupati Panango itu juga menghadirkan Direktur RSUD Bolsel, dr. Sadli Mokodongan.
“Rumah sakit ini bukan proyek biasa. Ini adalah investasi kesehatan untuk masa depan masyarakat Bolsel. Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan manusiawi,” ujar Deddy dengan tegas.
Bolsel masuk daftar daerah paling progresif
Dalam rapat evaluasi tersebut, Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, dr. Azhar Jaya, menyebut RSUD Bolsel menjadi salah satu dari empat daerah paling progresif di Indonesia Timur dalam pembangunan fasilitas Provincial Health Transformation Center (PHTC).
Hingga pertengahan Oktober, progres pembangunan RSUD Bolsel telah mencapai 55,225%, menjadikannya keluar dari daftar evaluasi mingguan dan masuk tahap pemantauan lanjutan.
Dirjen Azhar memuji keseriusan Pemkab Bolsel dalam mengawal proyek strategis nasional ini.
“Koordinasi dan pelaksanaan di lapangan berjalan baik. Pemerintah pusat mengapresiasi kinerja Kabupaten Bolsel yang konsisten menjaga progres,” katanya.
Wabup Deddy menegaskan, Pemkab Bolsel akan terus mengawasi pembangunan hingga selesai, karena fasilitas tersebut nantinya akan menjadi pusat layanan kesehatan rujukan utama bagi seluruh masyarakat Bolsel.
“Kami kawal bukan karena ini proyek besar, tapi karena ini menyangkut nyawa dan harapan rakyat,” tutur Deddy.
Ia juga memastikan, pemerintah daerah siap menindak tegas jika ada pihak yang mencoba memperlambat atau menghambat pembangunan RSUD.
“Semua pihak harus bekerja dengan hati. Rumah sakit ini akan jadi kebanggaan Bolsel dan rumah harapan bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan,” tambahnya.
Deddy mengajak masyarakat untuk turut mengawasi dan mendukung pembangunan RSUD agar selesai tepat waktu.
“Kalau fasilitas ini sudah jadi, manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, mulai dari akses kesehatan, lapangan kerja baru, hingga peningkatan ekonomi di sekitar kawasan rumah sakit,” pungkasnya. (Advertorial)


