Hadir di KKR GMAHK Wori, Wagub Sulut tekankan dibangunnya rohani umat

Penulis: David Sumilat
Editor: David Sumilat
Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkah hadir di KKR GMAHK wilayah Wori, Minut. (Foto: Pers rilis)

ZONAUTARA.com – Panitia Penginjilan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Wilayah Wori sukses menggelar Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang bertujuan untuk memperbarui iman dan menguatkan kehidupan umat.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, sekaligus memberikan sambutan.

Selain itu hadir juga perwakilan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Ketua GMAHK Daerah Misi Minahasa Utara Bitung Pdt. Larry Raranta, S.Th, Pendeta Wilayah Pdt. Andris Lekahena, M.Th, serta Ketua Panitia Pelaksana Jonatan Makatika.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulut menyoroti pentingnya kegiatan kerohanian seperti KKR ini sebagai momen kebangunan rohani yang membawa semangat pembaruan iman, pertobatan, dan penguatan kehidupan umat Tuhan di tengah tantangan zaman.

Menurutnya, KKR menjadi panggilan untuk kembali kepada sumber kehidupan sejati, yaitu Tuhan Yesus Kristus, di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan spiritual dunia modern.




Lebih lanjut, ditegaskan bahwa Kebaktian kebangunan rohani (KKR) sejati bukan hanya tampak dalam keramaian ibadah, tetapi dalam perubahan hati dan tindakan nyata, dalam cara kita mengasihi, melayani, dan menjadi berkat bagi sesama.

“Dalam kesibukan hidup, momen KKR ini penting untuk merenungkan kasih Tuhan, memperbaharui iman, dan menyalakan kembali semangat pelayanan. Melalui KKR, diharapkan semangat pelayanan dan penginjilan akan bangkit kembali di tengah jemaat, sehingga kasih Kristus dapat dirasakan lebih luas di gereja maupun masyarakat”, ucapnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memandang bahwa pembangunan rohani merupakan fondasi utama dari pembangunan manusia seutuhnya.

“Kita boleh membangun infrastruktur, ekonomi, dan teknologi, tetapi tanpa membangun karakter dan iman yang kuat, semua itu akan rapuh,” tegasnya.

Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong kolaborasi antara gereja dan pemerintah dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera.

GMAHK, sebagai bagian integral dari komunitas umat beriman di Sulawesi Utara, telah menunjukkan peran signifikan tidak hanya dalam pelayanan keagamaan, tetapi juga dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.

Dalam konteks kehidupan berbangsa dan berdaerah, peran gereja sangat dibutuhkan untuk menjaga persaudaraan, menegakkan kebenaran, dan memperjuangkan keadilan dengan kasih.

Sulawesi Utara dengan bangga dikenal sebagai “Laboratorium Toleransi dan Kerukunan” di Indonesia.

Citra ini, menurutnya, terbangun melalui kesetiaan umat beragama untuk hidup dalam kasih, menghormati perbedaan, dan bekerja sama demi kebaikan bersama.

Diharapkan, GMAHK Wilayah Wori dapat terus menjadi teladan dalam kehidupan beriman yang damai dan produktif, menghadirkan sukacita Injil dalam setiap karya dan pelayanan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperbarui semangat dan iman setiap peserta. “Biarlah setiap nyanyian pujian, setiap doa, dan setiap firman yang disampaikan menjadi sumber kekuatan baru untuk kita menghadapi hari-hari mendatang dengan iman yang teguh, pengharapan yang kokoh, dan kasih yang tulus,” pungkasnya.

***

Follow:
Pewarta yang menggeluti jurnalisme data, lingkungan, dan lainnya, telah menjelajahi berbagai aspek jurnalistik selama lebih dari 10 tahun.
1 Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com