ZONAUTARA.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya memperluas akses energi bagi masyarakat di wilayah kepulauan. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bertemu dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Selasa (4/11) lalu, untuk membahas langkah konkret percepatan pemerataan listrik di pulau-pulau kecil.
Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari program “Merdeka dari Kegelapan” yang sebelumnya diluncurkan di Langowan.
Fokus pembahasan diarahkan pada strategi memperluas jangkauan listrik agar seluruh wilayah kepulauan Sulut dapat menikmati penerangan penuh tanpa jeda waktu.
“Masih ada sejumlah pulau di Sulut yang belum menikmati listrik penuh 24 jam. Targetnya, tahun 2026 seluruh pulau di Sulut bisa terang 1×24 jam,” ujar Yulius.
Kementerian ESDM memberikan dukungan penuh atas inisiatif Pemerintah Provinsi Sulut.
Dalam waktu dekat, tiga pulau di kawasan kepulauan Sulut akan segera menikmati layanan listrik 24 jam sebagai bagian dari tahap awal pelaksanaan program tersebut.
Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya pemerataan energi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah kepulauan yang selama ini masih mengalami kesenjangan infrastruktur.
“Indonesia merdeka dari kegelapan,” tegas Yulius.
Program “Merdeka dari Kegelapan” diharapkan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat kepulauan. Dengan hadirnya listrik sepanjang hari, aktivitas ekonomi lokal, kegiatan belajar, serta kesejahteraan warga di pulau-pulau terpencil diharapkan meningkat


