Wagub Sulut buka ajang SRIEx 2025, dorong ekonomi biru dan hijau untuk pembangunan berkelanjutan

Penulis: David Sumilat
Editor: David Sumilat
Ajang Sulut Riset dan Inovasi Expo (SRIEx) 2025 resmi dibuka di Atrium Manado Town Square 1 oleh Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay. (Foto: Zonautara.com/Yegar Sahaduta)

ZONAUTARA.com – Ajang Sulut Riset dan Inovasi Expo (SRIEx) 2025 secara resmi dibuka di Atrium Manado Town Square 1, dan dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay.

Acara ini diselenggarakan sebagai komitmen nyata untuk menjadikan riset dan inovasi sebagai mesin pendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan, dengan fokus pada tema “Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi melalui Ekonomi Biru dan Ekonomi Hijau”.

Pembukaan SRIEx 2025 ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi kekayaan alam Sulawesi Utara, khususnya wilayah maritim yang mencakup 73,25% dari total luas daerah, melalui sentuhan akal, kreativitas, dan daya saing.

Seluruh komponen masyarakat, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, hingga masyarakat/komunitas dan media, diajak untuk memperkuat sinergi Pentahelix guna memastikan pertumbuhan ekonomi yang cepat, inklusif, ramah lingkungan, dan menjamin kesejahteraan generasi mendatang.

Dalam sambutan Gubernur Sulut yang dibacakan langsung Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, disampaikan bahwa Provinsi Sulawesi Utara dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa, menjadikannya memiliki posisi strategis untuk menjadi pionir pembangunan di kawasan timur Indonesia. Namun, potensi tersebut tidak akan berarti tanpa sentuhan akal, kreativitas, dan daya saing.




“Di sinilah peran krusial riset dan inovasi harus kita kedepankan, menjadikannya mesin pendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar pembicara. Tema “Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi melalui Ekonomi Biru dan Ekonomi Hijau” adalah manifestasi konkret dari komitmen bersama untuk menjadikan inovasi sebagai denyut nadi pembangunan daerah.

“Kita harus memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi kita tidak hanya cepat dan inklusif, tetapi juga ramah lingkungan dan mampu menjamin kesejahteraan generasi mendatang,” tambahnya.

Visi Ekonomi Biru (Blue Economy) menjadi cetak biru masa depan Sulawesi Utara sebagai wilayah kepulauan.

Inovasi difokuskan pada pengelolaan sumber daya bahari secara bijaksana dan berkelanjutan, termasuk pengembangan sistem perikanan canggih berbasis teknologi, pemanfaatan energi terbarukan dari laut, serta eksplorasi bio-teknologi kelautan untuk produk farmasi dan pangan.

Melalui riset mendalam, tantangan kelautan diharapkan dapat diubah menjadi peluang ekonomi, menjadikan laut sebagai sumber kesejahteraan yang lestari.

Di sisi lain, Ekonomi Hijau (Green Economy) mendorong inovasi dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan di daratan. Ini mencakup pengembangan pertanian organik, solusi pengelolaan sampah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi seperti tas atau perabotan dari bahan daur ulang yang juga dipamerkan, serta pembangunan infrastruktur minim jejak karbon.

SRIEx 2025 menjadi wadah yang menampilkan solusi-solusi nyata di kedua bidang penting ini. SRIEx 2025 diharapkan menjadi jembatan esensial dan transformatif yang menghubungkan hasil riset dengan kebutuhan pasar, industri, dan masyarakat.

“Jembatan ini mempertemukan ide-ide cemerlang akademisi, kebutuhan praktis industri, serta dukungan regulasi dan pembiayaan dari pemerintah. Pemerintah berkomitmen untuk mempermudah birokrasi perizinan, memberikan insentif, dan membangun inkubasi yang memadai bagi setiap inovasi yang menjanjikan,” ucap Mailangkay.

Para akademisi dan peneliti diajak untuk terus melakukan riset transformatif yang berorientasi pada solusi dan hilirisasi, sementara pelaku industri didorong untuk mengadopsi dan mengaplikasikan hasil riset anak bangsa.

Pelajar dan generasi muda, sebagai harapan masa depan Sulawesi Utara, diundang untuk menjadikan ajang ini sebagai inspirasi dan medan pembelajaran, dengan melihat demo robotik, solusi AI, talkshow, hingga Innovation Pitching.

Indonesia, khususnya Sulawesi Utara, membutuhkan energi kreatif dan semangat pantang menyerah dari generasi muda untuk menghadapi persaingan global. Melalui SRIEx 2025 ini, momentum diambil untuk mempertegas tekad dan merancang langkah strategis ke depan.

Semangat inovasi SRIEx 2025 adalah fondasi kokoh yang mendukung arah pembangunan daerah pada tahun 2026, yang berfokus pada “penguatan SDM, Agrobisnis dan Pariwisata yang didukung Regulasi dan Inovasi”.

“Mari kita terus Berinovasi, Berkarya, dan Berkontribusi dalam mendorong kemajuan daerah dan Indonesia! Hanya dengan riset dan inovasi yang kuat, kita akan mencapai visi Sulut yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutupnya.

***

Follow:
Pewarta yang menggeluti jurnalisme data, lingkungan, dan lainnya, telah menjelajahi berbagai aspek jurnalistik selama lebih dari 10 tahun.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com