ZONAUTARA.com — Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib pimpin apel perdana di Lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu Senin,(5/1/2025).
Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh ASN menjadikan pertemuan awal tahun ini sebagai momentum untuk memulai tugas dengan penuh semangat, percaya diri, serta tanggung jawab yang tinggi.
Ia menegaskan bahwa tahun sebelumnya menjadi bahan evaluasi bersama, di mana terdapat pekerjaan yang berhasil diselesaikan, namun masih ada pula yang belum tuntas. Selain itu, beberapa kejadian yang tidak diinginkan diharapkan tidak terulang kembali.
Menurut Wali Kota, kehadiran ASN merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, disiplin harus dimulai dari hal-hal mendasar, seperti disiplin berpakaian dan disiplin kehadiran.
Ia mengungkapkan bahwa jumlah ASN di Kotamobagu mencapai sekitar 4.000 orang, ditambah pegawai paruh waktu. Namun berdasarkan data kehadiran, tingkat kehadiran baru berkisar 60 hingga 70 persen.
“Tidak semua mengindahkan disiplin. Seharusnya sebagai orang dewasa tidak perlu lagi dilakukan pengecekan absensi. Namun karena kehadiran masih rendah, maka absensi tetap harus diperiksa,” tegasnya.

Wali Kota juga meminta agar ASN yang tidak hadir tanpa keterangan dilaporkan langsung kepadanya. Ia menegaskan tidak ingin mendapati kondisi di mana saat melakukan inspeksi ke tempat kerja, yang terlihat hanya kursi-kursi kosong.
Seluruh tanggung jawab pengawasan kehadiran dan kinerja ASN diserahkan kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan penekanan pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Dari pantauan Zonautara.com, Wali Kota Kotamobagu melakukan pengecekan kehadiran secara langsung dengan mengabsensi satu per satu ASN pada upacara perdana awal tahun. Selain itu, penegakan sanksi juga diberlakukan terhadap ASN yang tidak hadir namun tetap menandatangani daftar absensi.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan disiplin dan meningkatkan kinerja aparatur demi pelayanan publik yang lebih optimal.


